Kolaborasi dan Komitmen Bersama Kunci Wujudkan Data Pertambangan dan Energi Berkualitas

3 Min Read
Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan foto bersama peserta FGD Satu Data Pertambangan dan Energi Provinsi Jateng 2023 di Aston Hotel, Kamis, 23 November 2023. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dadang Hardiwan menyatakan, sebagaimana disampaikan presiden, bahwa data merupakan new oil yang nilainya lebih besar. Dalam kesempatan yang lain presiden juga mengatakan bahwa salah satu peluang dalam memenangkan persaingan antarnegara dan wilayah adalah mempunyai data yang strategis, akurat, berkualitas, bermanfaat, serta data dan informasi nyata di lapangan.

”Sumber data sebagai rujukan pemerintah dalam pengambilan kebijakannya sebagian besar dari data statistik yang dihasilkan BPS,” ujar Dadang saat membuka Forum Group Discussion (FGD) Satu Data Statistik Pertambangan dan Energi Provisni Jawa Tengah, Kamis, 23 November 2023 di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang.

Data statistik yang dihasilkan BPS diselenggarakan melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan cara sensus, survei, kompilasi produk administrasi dan cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan menerapkan pula prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik dalam lingkungan BPS sendiri maupun dalam hubungan antar instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah.

Harapannya indikator statistik yang dihasilkan oleh BPS mencerminkan kondisi yang terjadi, dengan begitu pengambilan kebijakan yang mendasarkan pada indikator tersebut menjadi tepat. Acara diikuti sekitar 80 orang peserta yang sebagian besar dari perusahaan pertambangan, listrik, gas dan perusahaan air bersih di Jawa Tengah.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Boedyo Dharmawan, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah yang juga menyampaikan sambutannya. Disampaikan Boedyo pada kesempatan tersebut terkait dengan urgensi data dalam pembangunan sektor ESDM. “Pengelolaan data yang baik menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat”, katanya.

Acara juga menghadirkan dua narasumber yang cukup berkompeten di bidangnya. Sebagai pembicara pertama adalah Dody Herlando, Direktur Statistik Industri BPS-RI yang mengangkat isu bagaimana mewujudkan satu data Indonesia di sektor pertambangan dan energi. Mulai dari manfaat, peran, tantangan dan kondisi sektor pertambangan dan energi di Jawa Tengah.

“Penguatan sistem statistik nasional hanya dapat dilakukan dengan kolaborasi dalam membangunnya”, imbuhnya

Pembicara kedua Agus Sugiyarto, Kepala Bidang Minerba, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah mengangkat tema bagaimana pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral di Jawa Tengah. Masing-masing sektor seperti kelistrikan, mineral, biogas hingga geologi dan air tanah ia kupas mulai potensi, target, realisasi hingga realisasi pajak yang diterima.

“Akan kami sampaikan dan imbau seluruh stakeholder di lingkungan kami untuk menyampaikan data yang faktual ke BPS. Nggak usah takut dengan kekhawatiran bocornya informasi yang diberikan”, katanya mengakhiri diskusi. St

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.