By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PCNU Tidak Boleh Mbalelo, Harus Satu Komando PBNU
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PCNU Tidak Boleh Mbalelo, Harus Satu Komando PBNU

Last updated: 30 Juli 2023 18:21 18:21
Jatengdaily.com
Published: 30 Juli 2023 18:21
Share
Wasekjen PBNU Dr H Lukmanul Hakim MSi saat melantik jajaran pengurus PCNU Kabupaten Demak masa khidmat 2023-2028. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Jam’iyah NU sudah berusia 100 tahun versi Hijriyah. Bahkan 130 juta lebih orang Indonesia akui dirinya NU. Tapi secara jam’iyah masih berantakan.

Di sela Pelantikan dan Muskercab PCNU Kabupaten Demak masa khidmah 2023-2028, Wasekjen PBNU Dr Lukmanul Hakim MSi menyampaikan, jika berharap NU jadi maju dan modern maka perlu banyak pembinaan dan upgrade pengurus. Termasuk dokumen administrasi harus terpenuhi.

Perlu verifikasi dan validasi mulai dari PC, MWC hingga ranting. Berkerja berdasarkan AD/ART juga Perkum NU. Serta satu komando dengan PBNU.

“Maka itu PCNU tidak boleh mbalelo. Harus loyal dan satu komando dengan PBNU. Yang tidak ikut kebijakan PBNU, akan ditinggal,” tegasnya, Minggu (30/7/2023).

Kepada jajaran pengurus PCNU Kabupaten Demak yang baru saja dilantik, diinstruksikan segera berjalan cepat. Harus bisa memberi manfaat untuk masyarakat, bekerja untuk kemaslahatan umat, sekaligus membesarkan organisasi.

Diingatkan pula bahwa gerakan keluarga maslahah menjadi solusi PBNU agar masyarakat terentas dari persoalan-persoalan di sektor ekonomi juga sosial.

Senada disampaikan Ketua PWNU Jateng KH Ahmad Muzamil. Disebutkan, saatnya NU harus menjadi jam’iyah yang terkoordinasi sinkronisasi sehingga menjadi kekuatan yang koheren. Ikhlas istikomah sesuai tata aturan administrasi yang berlaku. Ada aturan dan norma yang wajib ditaati.

“Ketaatan pada pimpinan sesuai akidah Aswaja. Makmum taat pada imam,” ujarnya.

Sehubungan itu Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Demak KH Muhammad Aminuddin Mas’udi komitmen bersama Rois Syuriah PCNU Kabupaten Demak KH M Zaenal Arifin Ma’shoem memimpin warga Nahdliyin di Kota Wali sesuai garis-garis perjuangan dan jati diri NU.

Selain itu merumuskan program kerja lima tahun kedepan sesuai amanah organisasi. “Besar harapan kami semua pengurus memberikan kontribusi. Mudah-mudahan cita-cita kita diridhoi Allah SWT,” tuturnya.

Turut hadir pada acara yang berlangsung di Ponpes Fathul Huda Karanggawang Sayung dan mengusung tema “Memperkokoh Aqidah Aswaja dan Peran Jam’iyah Menuju Kemandirian Utama” tersebut Bupati Demak dr Hj Eisti’anah. Berserta jajaran Forkompimda, dan beberapa PCNU kabupaten tetangga. rie-yds

You Might Also Like

Ngesti Nugraha Kembali Pimpin PDIP Kabupaten Semarang
Penting, Perempuan Paham Hukum untuk Lindungi Diri dan Keluarga
Unissula Gelar Pekan Taaruf Maba, Diikuti Juga Mahasiswa Asing
Bermain Gethek, Dua Pemuda Hanyut di Sungai Lukulo
Miliano Resmi Jadi WNI, Erick Thohir Sebut Langkah Strategis Menuju Piala Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?