By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tanah Longsor Natuna; Akses Darat Lumpuh, Tim SAR Gabungan ke Lokasi via Jalur Laut
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tanah Longsor Natuna; Akses Darat Lumpuh, Tim SAR Gabungan ke Lokasi via Jalur Laut

Last updated: 6 Maret 2023 20:22 20:22
Jatengdaily.com
Published: 6 Maret 2023 20:22
Share
Dampak tanah longsor di Natuna. Foto: bnpb
SHARE

NATUNA (Jatengdaily.com) – Akses menuju lokasi tanah longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau masih lumpuh menyulitkan proses evakuasi korban. Akibatnya Tim SAR gabungan harus menggunakan jalur laut menuju lokasi untuk penanganan bencana tersebut.

Bencana tanah longsor ini mengakibatkan 10 warga meninggal dunia. Kejadian ini terjadi pada hari ini, Senin (6/3), pukul 11.15 WIB. Diperkirakan jumlah korban bisa bertambah karena masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Tanah Longsor Natuna; 10 Orang Meninggal, Evakuasi Korban Terhambat Akses

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D menyebutkan, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan terdiri dari 60 personel gabungan dari TNI, Polri, SAR, BPBD dan Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna menuju lokasi dengan kapal laut Sasikirana 245.

Tim SAR Gabungan menuju lokasi bencana tanah longsor. Foto: bnpb

Tim SAR gabungan berangkat dari dermaga Penagi menuju dermaga Pelabuhan Serasan. Pemberangkatan tepat pukul 15.50 waktu setempat. Perjalanan membutuhkan waktu 7 jam menuju Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan.

Informasi terkini yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyebutkan jalan raya yang menghubungkan Astaka kea rah koramil setempat lumpuh. Jalan tidak dapat dilalui kendaraan akibat tertutup material longsor.

Pascabencana, Pusdalops BPBD Provinsi Kepulauan Riau akan terus melakukan pemutakhiran data dampak bencana tanah longsor di wilayahnya. yds

You Might Also Like

Atasi Potensi Konflik Pertanahan, Bangun Sistem Pendataan yang Lebih Baik dan Akurat
SG Raih Dua Penghargaan BUMN Awards dari The Iconomics
SBI Terima Penghargaan TJSLP dari Pemerintah Kabupaten Cilacap
Jelang Kampanye Pilkada, Enam Penjabat Sementara Kepala Daerah Dikukuhkan
Kenang Polisi Jujur, Kapolda Jateng Resmikan Pembangunan Monumen Hoegeng di Pekalongan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?