By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Waspadai, Pencurian Data Pribadi Dalam Perangkat Lunak Meningkat 160 Persen
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Waspadai, Pencurian Data Pribadi Dalam Perangkat Lunak Meningkat 160 Persen

Last updated: 29 Agustus 2023 10:22 10:22
Jatengdaily.com
Published: 29 Agustus 2023 10:22
Share
Ilustrasi pemakaian internet. Foto: pixabay.com
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Banyaknya hacker (peretas) yang memakai strategi dan platform baru menyebabkan ancaman keamanan siber semakin rumit dan mendalam.

Head of Counter Adversary Operation, CrowdStrike Adam Meyers menjelaskan salah satu contohnya yaitu penyalahgunaan kredensial yang valid dan mengambil data pribadi di dalam komputasi awan ataupun perangkat lunak.

“Saat kita berbicara tentang bagaimana cara menghentikan kejahatan siber, kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa pelaku kejahatan tersebut terus bergerak dengan semakin lihai,” terang Adam, dilansir dari PMJnews, Selasa (29/8/2023).

Laporan CrowdStrike Threat Hunting 2023 menemukan upaya pencurian data pribadi di dalam komputasi awan ataupun perangkat lunak meningkat hingga 160 persen ketimbang tahun sebelumnya.

Tak heran, kerberoasting atau serangan yang dilakukan dengan mengakses akun korban untuk mendapatkan data-data sensitif, mengalami peningkatan sampai 582 persen selama setahun terakhir.

Angka ini pun mengalami kenaikan sekitar 6 kali lipat setiap tahunnya.

Adapun, 62 persen dari akun yang diakses oleh peretas merupakan akun yang valid.

Lebih jauh, untuk melakukan serangan ini, peretas kerap memanfaatkan aplikasi manajemen IT jarak jauh. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari deteksi dan menyamarkan diri. she 

You Might Also Like

Bayi Kembar Irish Bella Tak Terselamatkan
Nerius Alom Antusias Kembali Perkuat PSIS Semarang
Pastikan IKN Berkelanjutan, Pemerintah akan Pasok Green Cement dari SIG
Usai Tunaikan Tugas di Pemilu, Stamina KPPS Turun Drastis
KPU Pastikan di TPS Ada Template Braille untuk Tunanetra
TAGGED:Pencurian Data Pribadi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?