in

Alami Gempa, Masyarakat Bawean Butuh Bantuan

Imbas gempa di Bawean. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gempa yang terjadi di Tuban, Provinsi Jawa Timur, Jumat dan Sabtu (22 dan 23/3/2024) berimbas pada Pulau Bawean. Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa signifikan. Pertama, yang terajadi pada hari Jumat terjadi pukul 11.22 WIB dengan magnitudo 5,9 yang berjarak 37 kilometer arah Barat Pulau Bawean. Kedua, terjadi pukul 15.52 WIB dengan magnitudo 6,5 yang berjarak 35 kilometer arah Barat Pulau Bawean. Sedangkan hari ini Sabtu gempa terjadi dengan pusat gempa berada 129 km di timur laut Tuban, Jawa Timur.

Guru Besar Fakultas Hukum Unissula, Prof Dr Bahtiyar Efendi yang berasal dari pulau Bawean menyampaikan bahwa gempa telah menyebabkan banyak kerusakan di pulau tersebut. Kerusakanya antara lain fasilitas rumah warga baik kerusakan ringan,kerusakan sedang, dan parah.

“Saya sebagai warga Pulau Bawean merasakan bahwa ini adalah gempa terparah sejak saya lahir tahun1979. Gempa mengakibatkan berbagai kerusakan seperti rumah roboh ringan dan sedang,” ungkapnya, Sabtu (23/2/2024).

Masih menurut Bahtiar masyarakat Pulau Bawean bukan hanya dua kali namun sampai 16 kali mengalami gempa sepanjang Jumat (22/3/2024) kemarin. Hal itulah yang menyebabkan beberapa warga sempat mengungsi ketempat yang lebih tinggi karena khawatir akan ada tsunami.

Musibah tersebut mengundang keprihatinan. “Masyarakat Pulau Bawean membutuhkan bantuan uluran tangan baik dari Pemerintah maupun masyarakat sekitar seperti tenda, selimut maupun obat obatan,” pungkas ketua dewan pembina Ikatan Keluarga Alumni SMP 1 Negeri Tambak tersebut. she

Written by Jatengdaily.com

Riset Dosen Vokasi Undip, Taman Kota Harus Mewujudkan Ruang Publik Yang Ideal

Solidaritas Pemkab Sukoharjo untuk Korban Banjir Demak