By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dua Kali Gempa Guncang Kabupaten Bandung, Ini Dampaknya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dua Kali Gempa Guncang Kabupaten Bandung, Ini Dampaknya

Jatengdaily.com
Published: 2 Mei 2024 10:55
Share
Rumah rusak akibat gempa di Kabupaten Bandung. Foto: bnpb
SHARE

BANDUNG (Jatengdaily.com) – Gempa berkekuatan M 4.2 melanda Kabupaten Bandung, Rabu (1/5). Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Gempa terjadi pukul 10:06 WIB dengan kedalaman 4 KM.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D menjelaskan adapun pusat gempa di 7.20 LS – 107.57 BT. Gempa berada di Darat dan tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan selama 2-3 detik di Kabupaten Bandung.

Berikutnya gempa kembali terjadi pukul 20:35 WIB, pusat gempa di 7.82 LS 107.26 BT dengan kekuatan M 4 pada kedalaman 24 km. Lokasi terdampak gempa meliputi Desa Pangalengan, Sukamanah, Margamukti, Pulosari, Wanasari di Kecamatan Pangalengan. Desa Trumajaya di Kecamatan Kertasar. Desa Banjaran Wetan di Kecamatan Banjaran.

“Menurut hasil laporan Pusdalops BNPB, sebanyak 3 kepala keluarga terdampak. Untuk kerugian material sebanyak 3 unit rumah terdampak, 2 unit Mesjid terdampak, 3 unit sekolah terdampak dan 1 unit Puskesmas terdampak,” jelasnya.

Untuk upaya penanganan pasca kejadian gempa, BPBD Kabupaten Bandung terus monitor dan mendata wilayah yang terdampak gempa.

BNPB menghimbau kepada warga untuk selalu waspada apabila terjadi gempa susulan dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa sebelumnya. yds

You Might Also Like

Dua Remaja Yang Buat Konten Terjun di Sungai Gung Tegal Ditemukan Meninggal
PPT Seruni Senjata Pemkot Layani Anak Korban Kekerasan
Laka & Pelanggaran Ojol Meningkat, Dirlantas Polda Jateng Lakukan Edukasi
Dzikir Terbaik kepada Allah adalah Membaca Al-Qur’an
Jemaah Haji Diminta Waspadai Penyebaran Penyakit MERS-CoV, Ini Gejalanya
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?