By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Guru Pendidikan Al-Quran segera Miliki Standar Kompetensi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Guru Pendidikan Al-Quran segera Miliki Standar Kompetensi

Last updated: 23 Februari 2024 19:20 19:20
Jatengdaily.com
Published: 23 Februari 2024 10:48
Share
Foto: ilustrasi/Freepik
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama menyusun standar kualifikasi dan kompetensi guru pendidikan Al-Quran. Penyusunan ini dibahas bersama dalam rapat penyusunan Standarisasi Guru Pendidikan Al Quran, di Bogor, Rabu (21/2/2024).

Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono, mengatakan, penyusunan standardisasi penting untuk memetakan kualifikasi dan kompetensi guru Pendidikan Al-Quran. Dengan begitu, bisa dilakukan pembinaan.

“Kualitas dalam literasi Al Quran itu seringkali tidak berbanding lurus dengan fakta di lapangan. Sebagai bangsa yang memiliki jumlah populasi muslim terbesar di dunia, maka penilaian kompetensi membaca Al Quran terhadap Guru Pendidikan Al Quran itu merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari,” kata Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono, dilansir dari laman kemenag Jumat (23/2/2024).

“Belajar dari pengalaman Jepang dan Korea, membangun manusia itu juga jauh lebih penting selain membangun bangunan fisik dan sarana prasarana,” lanjut Waryono.

Waryono menjelaskan bahwa Standarisasi Guru Pendidikan Al Quran menjadi relevan dalam meningkatkan literasi Al Quran. Selain itu, perlu ada segmentasi dalam pendidikan dan pengajaran Alquran, dari kanak-kanak hingga manula.

“Banyaknya kesadaran manula dalam meningkatkan baca tulis Al Quran juga menjadi realitas yang mendukung adanya segmentasi tersebut,” tegas Waryono.

Kasubdit Pendidikan Al Quran, Nurul Huda menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus merespons hasil penelitian Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) terkait kompetensi Guru Pendidikan Al-Quran. “Standarisasi Guru Pendidikan Al Quran ini menjadi dasar dalam melakukan penilaian kompetensi pendidikan Al Quran untuk memenuhi kualitas Pendidikan Al Quran.” tegas Nurul Huda.

Acara ini berlangsung dari tanggal 21-23 Februari 2024, diikuti oleh 38 peserta dengan melibatkan beberapa tenaga profesional dari Darul Quran sebagai pemateri antara lain; Muhammad Bisyri, M.Pd, Hamzah Arafah, M.Pd., Darsono, S.Pd.I., Abdul Ghofur, M.A dan juga Asesor Kompetensi BNSP sebagai penilai kompetensi. she 

You Might Also Like

Bupati Demak Instruksikan Segerakan Kegiatan OPD Sejak Awal Tahun Agar Anggaran Terserap Optimal
Perkokoh Industri Ramah Lingkungan, SG Catatkan Kenaikan 148% Pemanfaatan Alternative Raw Material Selama Tahun 2022
Antisipasi Penyalahgunaan, Kejari Demak Musnahkan Barang Bukti Perkara yang Telah Inkracht
Cedera Lutut, Fauzan Fajri Tak Bisa Perkuat PSIS Lawan Persija
ASN dan Penyelenggara Negara Dilarang Terima Gratifikasi Jelang Idulfitri 1446 H
TAGGED:guru pendidikan alquranStandard Kompetensi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?