in

Hemat Energi dan Air Jangan Sekadar Slogan

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah saat memaparkan materi pentingnya menjadikan aksi hemat energi dan air sebagai gaya hidup dan kultur. Turut hadir sebagai narasumber Nanang Wibowo Biro Isda Setda Provinsi Jateng. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com)- Semakin tuanya bumi yang tak sebanding dengan penambahan jumlah penduduk yang jauh berlipat-lipat, menjadikan upaya penghematan energi dan air menjadi wajib hukumnya. Namun hemat energi dan air tak cukup sekadar slogan. Melainkan harus menjadikannya kultur yang tertanam sejak usia dini, di samping berinovasi menciptakan energi-energi terbarukan.

Pada Sosialisasi Hemat Energi dan Air oleh Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Demak, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menyampaikan, hemat energi adalah hal yang sebenarnya simpel tapi berefek besar pada lingkungan dan kondisi bumi pada umumnya. Sehingga butuh komitmen dan kesadaran menjaga SDA.

“Semakin tuanya usia bumi kita dan semakin banyak kebutuhan masyarakatnya, maka harus ada pembaruan di samping menjaga kelestarian lingkungan. Jika tidak pandai-pandai melestarikan, akan semakin parah,” kata bupati, didampingi Plt Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Demak H Arief Sudaryanto, Senin (13/05/2024).

Terlebih kondisi Kabupaten Demak saat ini, khususnya di daerah pesisir sungguh memprihatinkan. Jika 2-3 dekade lalu sepanjang pesisir masih banyak sawah maupun tambak yang menghasilkan. Namun saat ini seiring adanya global warming dan penurunan permukaan tanah menjadikan rob meninggi.

“Namun begitu tidak perlu saling menyalahkan, tapi cukup introspeksi diri. Karena rob saat ini merupakan akumulatif belasan ahun terakhir. Sehingga perlu berusaha bersama,” kata bupati.

Karena upaya memelihara lingkungan, menurut bupati, tidak hanya tugas pemerintah. Namun perlu keterlibatan masyarakat pula. Termasuk jajaran pendidikan, yang bisa melanjutkannya ke anak didik yang notabene calon penerus bangsa.

“Namun lebih penting lagi, hemat energi dan air hendaknya jangan hanya sebagai slogan. Tapi harus ditindaklanjuti dengan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai gaya hidup. Bahkan ditumbuhkan sebagai kultur sejak usia dini,” tandas bupati. rie-she

Written by Jatengdaily.com

Fajri/Meylisa Juara 2 USM Open 2024

Penyanyi Nayund Nabila Dipanggil KPK Soal Bayaran 50-100 Juta Terkait Kasus SYL