SOLO (Jatengdaily.com) – Jumlah jamaah calon haji yang masuk di Asrama Haji Donohudan hingga Selasa (29/4/2024) pagi sudah 63 kloter atau 22.697 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah diterbangkan ke Tanah Suci, sebanyak 59 kloter atau 21.233 orang.
Hingga Selasa pagi ini, telah memberangkatkan jamaah calon haji ke Tanah Suci, sebanyak lima kloter yakni Kloter 56 asal Kota dan Kabupaten Semarang melalui Bandara Adi Soemarmo, pukul 02.30 WIB, sedangkan Kloter 57 asal Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, pada pukul 01.10 WIB, dilanjutkan Kloter 58 asal Kabupaten Semarang, pada pukul 05.30 WIB.
Pemberangkatan jamaah calon haji dilanjutkan untuk Kloter 59 asal Kabupaten Semarang dan Grobogan ke Tanah Suci, melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 12.30 WIB, kemudian akan dilanjutkan Kloter 60 asal Grobogan, dijadwalkan terbang pada pukul 19.05 WIB.
Sementara itu calon jemaah haji dari Jateng yang meninggal di Tanah Suci hingga kini total berjumlah tiga orang. Terakhir, satu orang calon haji yang dilaporkan meninggal dunia, di Tanah Suci, Senin (28/5/2024) atas nama yakni Achmad Dulah Mukti Sanmirja (77), warga Mutisari Kabupaten Kebumen, Jateng, tergabung dalam Kloter 9, meninggal di Makkah.
Sebelumnya dilaporkan jemaah calon haji yang meninggal Basirun Mangsuri Wirya Besari (68), warga Banjarnegara Kloter 14 di Madinah, San Muntani Mad Mirsad (85), warga Kebumen Kloter 8 di Madinah.
Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rahma Indriadi menjelaskan calon haji Achmad Dulah Mukti Sanmirja dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal Makkah, Arab Saudi, pada Senin (27/5), sekitar pukul 17.50 Waktu Arab Saudi (WAS).
“Kami mendapat laporan dari petugas Kloter 9 di Makkah, kemudian dilanjutkan ke petugas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen untuk pemberitahuan ke pihak keluarga di daerahnya,” kata Gentur.
Sedangkan, calon haji yang meninggal di Embarkasi Solo Asrama Haji Donohudan Boyolali, sebelumnya ada dua orang sehingga totalnya menjadi lima orang. Dua orang meninggal berasal dari Jateng di Asrama Haji Donohudan Boyolali, yakni Daryono Kasrup Limun (70), warga Petarukan Pemalang Jateng Kloter 32 dan Soekisno Achmad Djahri (87), warga Kota Pekalongan, tergabung Kloter 39. yds


