By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kepala Desa dan Lurah Diminta Netral dalam Pilkada
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kepala Desa dan Lurah Diminta Netral dalam Pilkada

Last updated: 10 November 2024 05:31 05:31
Jatengdaily.com
Published: 10 November 2024 08:28
Share
Ilustrasi Pilkada. Foto: dok
SHARE

SURAKARTA (Jatengdaily.com)– Penjabat Gubenur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menekankan agar kepala desa dan lurah di wilayahnya, tetap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Serentak 2024.

Seruan itu disampaikan Nana, saat menghadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada Stakeholder dalam Pilkada Serentak Tahun 2024 di Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Alila Surakarta Sabtu (9/11/2024). Sosialisasi tersebut menghadirkan kepala daerah dan sejumlah kepala desa dan lurah di provinsi ini.

Dia meminta kepala desa/lurah untuk menyukseskan penyelenggaraan Pilkada. Selain itu, juga mendorong partisipasi pemilih, dan menjaga situasi lingkungan benar-benar aman dan kondusif.

Selama tahapan Pilkada 2024, lanjut Nana, Pemprov Jateng masif melakukan sosialisasi, perihal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun netralitas kepala desa/perangkat desa.

Setidaknya sudah dua surat edaran yang diterbitkan. Surat edaran pertama pada 17 Januari 2024 kepada bupati walikota se -Jawa Tengah tentang Netralitas Kepala Desa dan Perangkat Desa pada Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Surat edaran kedua pada 29 Oktober 2024 tentang Netralitas Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

“Selama ini kami dari pemprov juga tidak henti-hentinya memberikan arahan. Kita sudah mengedarkan dua surat edaran, arahannya terkait dengan masalah netralitas,” bebernya dilansir dari laman humas prov Jateng.

Ketua Bawaslu Jateng, Muhammad Amin menilai, kepala desa dan lurah punya pengaruh besar di masyarakat. Maka, ketika mereka tidak netral dalam pelaksanaan pilkada, akan menimbullkan preseden buruk bagi pemerintahan di masa mendatang.

Bawaslu Jateng gencar melakukan pencegahan dan sosialisasi, untuk menekan terjadinya berbagai pelanggaran pilkada 2024.

Amin menyebut, pihaknya sudah 762 kali memberikan sosialisasi kepada TNI, Polri, ASN, dan kepala desa di seluruh Jawa Tengah. Selain itu, mengirimkan surat imbauan, dan membentuk 479 desa anti-money politics.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarta menuturkan, jumlah pemilih di Jateng yang tinggi berpotensi menciptakan dinamika yang luar biasa. Namun, dengan koordinasi yang kuat antarstakeholder, akan terjadi kebersamaan dalam menyukseskan penyelenggaraan pilkada Jateng. she

You Might Also Like

Rektor UNDIP Sosok Bersahaja, Membumi, Dekat dengan Semua
Dico Suami Chaca Frederica Siap Ramaikan Senayan
Ke Semarang, Jokowi Temui Petani di Kampung Panggung Mangunharjo
Ahli Falak Asia Tenggara Siapkan Observasi Gerhana Matahari Total di Makkah 2027
Bupati Semarang Usulkan Anggaran Bayar Kekurangan Honor PTTD
TAGGED:Kepala Desa dan Lurah Diminta Netral dalam Pilkada
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?