KKN UPGRIS Kelompok 24 Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Media Tanam

2 Min Read
KKN UPGRIS Kelompok 24 ajak ibu-ibu PKK di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak untuk manfaatkan limbah plastik sebagai media tanam. Foto: dok
KKN UPGRIS Kelompok 24 ajak ibu-ibu PKK di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak untuk manfaatkan limbah plastik sebagai media tanam. Foto: dok

DEMAK (Jatengdaily.com)- Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kampus melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 24. KKN UPGRIS Kelompok 24 yang beranggotakan 12 anggota ini, melaksanakan KKN di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Ketua Kelompok KKN UPGRIS Kelompok 24, Muhammad Eko Munandar Rifki mengatakan, kelompoknya mengajak ibu-ibu PKK Desa Batursari untuk memanfaatkan limbah plastik sebagai media tanam hidroponik.

”Saat ini sedang maraknya penggunaan cup plastik yang digunakan untuk minuman seperti es teh jumbo dan minuman kekinian lainnya. Tentunya hal ini menjadikan adanya peningkatan sampah plastik. Selain itu, penggunaan galon sekali pakai juga turut menyebabkan kenaikan sampah plastik. Oleh karena itu, Kelompok KKN UPGRIS Kelompok 24 yang melakukan pengabdian di Desa Batursari memberikan solusi dengan melakukan pemanfaatan limbah plastik seperti galon sekali pakai dan cup plastik yang didaur ulang menjadi media hidroponik dengan mengajak ibu-ibu PKK setempat pada Minggu (3/3/2024), jelas Muhammad Eko Munandar Rifki.

Lebih lanjut Muhammad Eko Munandar Rifki mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah plastik sebagai media hidroponik tersebut, ibu-ibu PKK setempat sangat antusias untuk ikut praktek dan melontarkan berbagai pertanyaan terkait ukuran cup yang bisa digunakan, sayuran apa saja yang bisa ditanam, dosis penggunaan pupuk, dan lainnya.

”Nah dalam penggunakan media hidroponik tersebut, ibu-ibu PKK dapat menanam sayuran seperti selada, pakcoy, dan kangkung. Hal ini bisa membantu menghemat uang belanja ibu ibu pkk di desa batursari, karena adanya hidroponik tersebut,” jelasnya. she

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.