By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Baru Unissula Didorong Jadi Wirausahawan di Bidang Pertanian
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Mahasiswa Unissula ikuti pekan taaruf. Foto: Dok
Pendidikan

Mahasiswa Baru Unissula Didorong Jadi Wirausahawan di Bidang Pertanian

Last updated: 5 September 2024 18:37 18:37
Jatengdaily.com
Published: 5 September 2024 17:42
Share
Mahasiswa baru Unissula ikuti pekan taaruf. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Petani selama ini hanya fokus pada produksi hasil pertanian atau panen. Sehingga ketika panen melimpah, mereka bingung bagaimana memasarkannya.

Hal ini diungkap oleh Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Dr Inneke Kusumawaty STP MP dalam acara pekan taaruf Unissula, Kamis (5/9/2024).

Sehingga menurut Dr Inneke Kusumawaty STP MP hasil pertanian harus diolah sehingga dapat meningkatkan daya jualnya.

“Satu lagi kelemahan petani kita adalah tidak mencatat. Tidak mencatat secara detail pengeluaran hingga tenaga yang digunakan. Sehingga akhirnya bukan untung tapi buntung. Makanya masih banyak petani kita yang belum sejahtera,” lanjutnya.

Menurutnya perguruan tinggi dan mahasiswa sebagai calon wirausaha muda pertanian memiliki peran penting. Yaitu sebagai inovator berbagai teknologi pengembangan pertanian. Mulai dari budidaya, pra tanam, panen, pasca panen, hingga pemasaran. “Tidak hanya menghasilkan jurnal, tetapi inovasi tepat guna yang bisa digunakan. Sudah tidak zamannya sifatnya yang konsep atau teoritis tapi implementatif. Mahasiswa teknik menghasilkan prototype yang harus bisa digunakan di lapangan,” jelasnya.

Inneke juga berharap Unissula dapat menyediakan incubator bisnis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. 

“Kita berharap adanya incubator bisnis di kampus Unissula sebagai inkubasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing yang itu bisa semakin kuat dengan adanya riset dan pengayakan di pengabdian masyarakat dari para pendidik di kampus ini,” jelasnya.

Selanjutnya mahasiswa juga dapat berperan sebagai pendamping petani dalam menerapkan praktek budidaya dan pasca panen.

Sehingga meskipun tidak ada fakultas pertanian mahasiswa Unissula tetap dapat berperan di bidang pertanian. “Meskipun tidak ada fakultas pertanian diharapkan setelah lulus mahasiswa Unissula bisa mendukung program-program menuju swasembada pangan dan lumbung pangan di tahun 2050,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Dokter Masih Jadi Profesi yang Diminati Generasi Muda
AISA-Sahabat Cerdas Petani Sawit dari SV Undip Juara 1 Nasional Science HackinFest 2025
YBWSA Gelar Halal Bihalal danTasyakuran 75 Tahun Mengabi
Alumni SMA Negeri 2 Semarang Kini Memiliki Kantor Sekretariat Dwi Aksata
Menteri Keuangan Sebut Anggaran KIP Kuliah Tak Dipangkas
TAGGED:Pekan TaarufUnissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?