By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Ilkom USM ”Berani Sejiwa” di CFD Simpanglima
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa Ilkom USM ”Berani Sejiwa” di CFD Simpanglima

Last updated: 6 Juni 2024 08:33 08:33
Jatengdaily.com
Published: 5 Juni 2024 08:27
Share
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Semester 4 Universitas Semarang mengampanyekan Jamu Tradisonal dengan tema ''Berani Sejiwa'' di Car Free Day Simpanglima, Kota Semarang pada 2 Mei 2024. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Semester 4 Universitas Semarang mengampanyekan Jamu Tradisonal dengan tema ”Berani Sejiwa” di Car Free Day Simpanglima, Kota Semarang pada 2 Mei 2024.

Para mahasiswa itu terdiri atas Nailla, Nilot, Retno, Elsa, Nadia, dan Abdul.

Nailla mengatakan, tujuan kegiatan tersebut memperkenalkan minum jamu tradisional ke masyarakat khususnya generasi muda.

Arti tema ”Berani Sejiwa” adalah Berbagai Ramuan Asli Jaga Imunitas dengan Warisan Indonesia.

”Kami memperkenalkan rempah dan budaya minum jamu tradisional terutama kepada anak muda yang sudah jarang mengetahui adanya jamu tradisional. Ada 4 varian jamu tradisional yakni jamu beras kencur, jamu kunyit asam, jamu temulawak, dan jamu jahe merah,” ujarnya.

Dia menuturkan, sebelum kegiatan ini dilaksanakan, dia dan teman-temannya mempersiapkan bahan yang diperlukan seperti bahan utama rempah – rempa.

Selain memperkenalkan jamu trasional, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bermain game tebak nama rempah.

”Kami berharap, melalui kampanye ini, anak-anak muda ikut melestarikan budaya minum jamu tradisional. Sebab, banyak sekali manfaat dari jamu tradisional bagi tubuh,” ungkapnya.

Salah satu pengunjung CFD, Donna mengatakan, kegiatan ini sangat positif, tidak untuk yang orang tua saja tetapi anak muda.

”Kegiatan ini sangat bagus. Apalagi pagi setelah gowes minum jamu. Jahe ini sangat bagus buat imunitas tubuh. Syukur setelah ini anak muda jadi bisa bedain kencur sama jahe,” tutur Donna.

Semua varian jamu tradisional yang ditawarkan habis diserbu warga dalam waktu kurang dari 30 menit.

”Anak muda harus suka yang alami, jangan kebanyakan makan minum yang manis karena kurang baik untuk badan. Semoga kegiatan ini lebih membantu anak muda untuk cinta kepada minuman tradisional Indonesia,” ujarnya. St

You Might Also Like

UKT Kedokteran Unissula Termurah di Kelasnya
301 Alumni Unissula Bekerja di Mahkamah Agung dan Peradilan Indonesia 
Mbak Ita Apresiasi Pembangunan Kampus II STIE Semarang
UKM Pilus USM Gelar Malam Renungan AIDS Nusantara 2025
Hadir di Unissula KH Said Aqil Siradj Ajak Mahasiswa Pahami Budaya dan Agama
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?