By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Meningkatkan Keunggulan, PP MAJT Gencarkan Branding
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Meningkatkan Keunggulan, PP MAJT Gencarkan Branding

Last updated: 16 Januari 2024 11:47 11:47
Jatengdaily.com
Published: 16 Januari 2024 11:21
Share
Ketua PP MAJT Prof Dr KH Noor Achmad MA foto bersama pengurus PP MAJT di sela-sela Raker meningkatkan branding MAJT di Bandungan. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) bersepakat untuk terus membranding MAJT sebagai pusat peribadatan, pusat kajian Islam Aswaja dan moderasi umat beragama bertaraf internasional. Citra masjid yang mendunia ini harus terjaga di tengah bermunculan banyak masjid dengan reputasi masing-masing.

“Kita memiliki banyak keunggulan yang harus terjaga dan dibutuhkan kreasi, inovasi agar tetap menjadi kebangaan masyarakat nusantara hingga internasional,” tegas Ketua PP MAJT Prof Dr KH Noor Achmad, MA, usai Rapat Kerja (Raker) MAJT, di Bandungan yang berakhir Senin (15/1/2024).

Raker yang diikuti segenap pengurus harian dan pleno PP MAJT dan unsur penasihat, menetapkan Garis-garis Besar Pengembangan dan Pemberdayaan (GBPP) MAJT 2023-2027 dan program kerja 2004. Hadir dalam raker, Ketua Penasihat Dr KH Achmad Darodji, MSi serta sesepuh MAJT Drs KH Ali Mufiz, MPA.

Prof Noor Achmad yang juga Ketua Baznas RI menegaskan, membranding aktivitas MAJT secara terus menerus di era digital, sebagai keniscayaan. Branding melalui platform media massa seperti surat kabar, majalah, berita online, televisi dan radio, dan media sosial seperti facebook, youtube, whatsaap, website, neflik, instagram, twitter dan lainnya.

“Branding kita memang sudah jalan, tapi harus lebih digencarkan lagi,” pintanya.

MAJT yang berlokasi di Jalan Gajah Raya, Kota Semarang, kata Noor Achmad, bukan masjid biasa atau masjid kampung, yang terkonsentrasi hanya untuk peribadatan dan kegiatan sosial keagamaan.

Namun, MAJT seluas 10 hektar, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang di dalamnya sarat dengan aset dan situs yang bernilai sejarah tinggi.
Misalnya, di kawasan ini terdapat Museum Sejarah Perkembangan Islam Nusantara dengan ribuan situs, kemudian arsitektur masjid yang perpaduan antara arsitektur Jawa, Eropa dan Timur Tengah.

Terdapat payung raksasa, menara Al-Husna setinggi 99 meter yang dilengkapi teropong untuk melihat keindahan Kota Semarang, ratusan tanaman kurma beserta agro wisatanya, juga miniatur Kabah. Masjid ini juga menjadi pusat bisnis, diantaranya dengan convention hall yang disewakan, hotel, juga umkm yang tumbuh berkembang.

Maka citra, performa dan sisi keunggulan MAJT yang luar biasa ini, harus gencar dimunculkan ke ranah publik tiad henti, untuk menjaga nilai positif, termasuk kehebatan-kehebatan lain.

MAJT di era kekinian, lanjutnya, bukan lagi sebagai masjid tunggal yang menjadi pusat peribadatan Islam sekaligus objek wisata religi. Nuasa menjaga keunggulan harus dilakukan, seiring kehadiran masjid-masjid serupa, seperti Masjid Al-Akbar, Surabaya, Masjid Al-Jabar, Bandung, Masjid Al-Zayed, Surakarta, selain eksistensi Masjid Istiqlal, Jakarta.

MAJT dengan situsnya yang komprehensif, jangan sampai redup di telan zaman, seiring kemunculan destinasi wisata religi baru.
Sejumlah alat untuk mengangkat branding antara lain melalui kekuatan media seperti Radio Dais, MAJT TV, website, serta kekuatan lain sebagai mitra kerja Tim Peliput MAJT, TVKU juga Cyber Army. Media-media tersebut akan diposisikan strategis.

MAJT juga tenar hingga mancengara sebagai pusat studi keislaman wasathiyah, mengembangkan sikap toleransi dan moderasi umat beragama. Branding ketenaran ini harus pula terjaga.

Sebagai contoh, setiap usai salat Idul Fitri, para tokoh lintas agama di Jawa Tengah selalu bersilaturahim dengan puluhan ribu jemaah dan pengurus PP MAJT, tentunya sebagai hal positif untuk dilestarikan.

Komunikasi yang sudah kuat dengan awak kawan media massa sebagai tim peliput aktif harus terjaga. Mengingat, kekuatan media massa terbukti telah berkontribusi nyata, sebagai sarana branding. St

You Might Also Like

Siswa SMPN 2 Boja Belajar Diskusi Kebudayaan Jerman
Objek Wisata di Boyolali Diminta Tutup Sementara untuk Tekan Penyebaran COVID-19
Jateng Perkuat Posisi Candi Borobudur dan Prambanan sebagai Pusat Religi Dunia
Miliki Kantin Berstandar Nasional Unissula Terima Penghargaan dari Kemenkes
Tanggul Laut Semarang – Demak Segera Dibangun
TAGGED:Gencarkan BrandingMeningkatkan KeunggulanPP MAJT
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?