in

Pilot Susi Air Setahun Lebih Disandera, TNI Ultimatum KKB Papua untuk Segera Membebaskan

Pilot Susi Air asal Selandia Baru, Phillip Mark Mehrtens (tengah), dalam penyanderaan. Foto: istimewa.bbc

PAPUA (Jatengdaily.com) –Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan), Letjen TNI Richard Tampubolon mengultimatum Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua untuk segera membebaskan pilot Susi Air, Capt Philips Mark Marthens, yang merupakan warga negara asal Selandia Baru.

“Segera melepaskan Pilot Philips Mark Marthens, karena penawanan pilot tersebut itu justru sangat menghambat transportasi masyarakat OAP (orang asli Papua) termasuk suplai logistik, khususnya distrik terisolir,” ungkap Richard dalam keterangannya, Senin (1/4/2024).

Selain itu, Richard meminta KKB menghentikan pembantaian terhadap warga sipil dan untuk berhenti menyerang aparat.

“Hentikan pembantaian terhadap masyarakat sipil yang tidak berdosa dan berhenti memanfaatkan mama-mama, serta anak-anak kecil sebagai pendukung operasi KKB tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut Richard meminta KKB agar kooperatif dan mau melakukan arahan TNI demi mewujudkan Papua aman, damai, dan maju seiring pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.

“Saya tegaskan kembali agar KKB mengindahkan apa yang saya sampaikan tersebut, demi terwujudnya tanah Papua sebagai surga dunia yang indah, damai dan maju,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, pilot Capt Philips Mark Marthens disandera sejak 7 Februari 2023 KKB yang dipimpin Egianus Kogoya.

Warga Selandia Baru itu disandera setelah dia mendaratkan pesawat Susi Air di Lapangan Terbang Distrik Paro, Nduga, Papua Pegunungan. she 

Written by Jatengdaily.com

Penjabat Kepala Daerah Harus Mundur Saat Maju Pilkada 2024

Jateng Tingkatkan Pengawasan Ramp Check Angkutan Mudik Lebaran