By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Diduga Rem Blong, Truk Boks Muatan Air Mineral Terguling di Kopeng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Diduga Rem Blong, Truk Boks Muatan Air Mineral Terguling di Kopeng

Last updated: 27 Maret 2024 06:12 06:12
Jatengdaily.com
Published: 27 Maret 2024 06:12
Share
Tim Basarnas menolong sopir truk yang terjepit di dalam truk. Foto: Basarnas Semarang
SHARE

KOPENG (Jatengdaily.com)- Sebuah truk boks muatan air mineral dari Kopeng menuju Magelang mengalami kecelakaan tunggal di jalan Magelang-Boyolali Pakis, Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang pada selasa (26/3/2024) petang pukul 18.10 WIB.

Diduga truk bernopol T-9577-DF itu mengalami rem blong sehingga sang sopir, Tomas Mindharta (52) memgambil inisiatif menabrakkan truk boksnya ke tebing yang ada di sebelah kanan.

Akibat kejadian, sang sopir yang merupakan warga Rambaan Randugading, Tajinan, Kabupaten Malang tersebut mengalami cedera akibat terjepit dashboard truk. Beruntung saat kejadian lalu lintas cukup lengang sehingga kecelakaan tersebut tidak menimbulkan efek yang lebih parah.

“Saat di jalan turunan panjang, truk mengalami rem blong, sopir sudah berusaha antisipasi dengan menarik rem tangan dan juga memasukkan persneling mundur, tapi karena muatan full truk tidak mau berhenti. Melihat di sebelah kirinya jurang, akhirnya ditabrakkan ke tebing yang ada dikanan oleh sopir,” Terang Budiono, kepala Kantor Basarnas Semarang.

Atas informasi tersebut, Basarnas Semarang segera mengirimkan satu tim dari Unit Siaga SAR (USS) Borobudur bersama tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan ekstrikasi yang khisus digunakan untuk penanganan kecelakaan dengan kondisi korban terjepit.

Tim SAR gabungan yang tiba pukul 19.15 WIB segera melakukan penanganan dengan membuka akses korban terjepit menggunakan peralatan ekstrikasi. Tak butuh waktu lama dengan dibawah kondisi hujan gerimis, pukul 20.20 WIB korban berhasil dievakuasi dalam keadaan Selamat.

“Korban mengalami pendarahan luar lengan kanan dan kiri bawah, pendarahan luar bagian pelipis serta pendarahan luar di perut bagian kiri. Korban dibawa ke RSU Syubbanul Wathon Magelang untuk penanganan medis lebih lanjut” Budiono menambahkan.

“Terimakasih atas kerjasama dari tim SAR gabungan sehingga korban bisa cepat dievakuasi dalam keadaan selamat,” pungkas Budiono dalam keterangannya. she

You Might Also Like

Ironis, 80 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Diakses Lewat Games
Mengacu Prinsip Khidmatul Ummah dan Shodiqul Hukumah, MUI Jateng Siapkan 12 Program Kerja Unggulan 2025
Perempuan Harus Aktif dan Berdaya Ekonomi di Masa Pandemi
TNI-Polri dan Pegawai Pemkab Pemalang Juga Dirazia Masker Sebelum Gelar Operasi Yustisi
Ribuan Anak Yatim Piatu Akibat Covid, Gus Yasin Ajak Warga Jateng Jadi Orang Tua Asuh
TAGGED:basarnas semarangRem BlongTruk Boks Muatan Air Mineral Terguling di Kopeng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?