in

Sejumlah Medsos Promosikan Haji Nonprosedural, Masyarakat Harus Waspada

Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Foto: Kemenag

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Masyarakat diminta waspadai dan berhati-hati, dalama rti jangan terkecoh adanya tawaran ibadah haji yang ditawarkan media sosial (medsos) abal-abal.

Pasalnya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menemukan sejumlah akun media sosial yang mempromosikan haji nonprosedural.

Padahal, Pemerintah Saudi akan menjatuhkan sanksi berat kepada jemaah yang masih enggan menaati aturan haji.

Demikian dikatakan oleh Konjen RI Jeddah Yusron B Ambary, seperti dikutip dari laman humas polri Minggi (9/6/2024).

Yusron menegaskan, pemerintah Saudi serius membasmi pelaksanaan haji nonprosedural, yakni dengan mengamankan jemaah dan koordinator haji nonprosedural.

Terbaru, salah satu influenser medsos Indonesia yang mempromosikan haji tanpa antre juga diamankan. “Intinya, Arab Saudi akan sangat serius sekali membasmi pelaksanaan haji tanpa nonprosedural,” tegas Konjen Yusron.

Ia menambahkan, ada pengguna akun medsos yang menetap di Indonesia dan luar negeri. Selain akun medsos milik agen perjalanan, banyak juga atas nama perseorangan.

Setelah selesai pelaksanaan ibadah haji ini, pihaknya akan mendata beberapa nama orang Indonesia yang menjadi korban. “Kami telusuri sehingga diketahui siapa pelaksananya,” tutup Konjen Yusron. she 

Written by Jatengdaily.com

Pondasi Jembatan di Kelurahan Kranggan Temanggung Ambrol akibat Banjir

Dr Junaidi Akui USM Membina Banyak Atlet Olahraga