By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tiga Budayawan Berbicara Merawat Kewarasan dan Manumbuhkan Kesadaran Masyarakat Indonesia
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tiga Budayawan Berbicara Merawat Kewarasan dan Manumbuhkan Kesadaran Masyarakat Indonesia

Last updated: 3 Februari 2024 21:45 21:45
Jatengdaily.com
Published: 3 Februari 2024 21:45
Share
Tiga tokoh budayawan ternama, Dr. Mohamad Sobari (Kang Sobari), Ki Sujiwo Tejo, dan Okky Madasari, berbagi pandangan dalam gelaran Pidato Kebudayaan.Foto:dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Pada tanggal 2 Februari 2024, Balai Budaya di Menteng, Jakarta Pusat menjadi saksi ketika tiga tokoh budayawan ternama, Dr. Mohamad Sobari (Kang Sobari), Ki Sujiwo Tejo, dan Okky Madasari, berbagi pandangan dalam gelaran Pidato Kebudayaan.

Kang Sobari, yang sering disapa dengan sebutan Kang Sobari, menyoroti pentingnya hubungan antara seni dan ilmu pengetahuan. Baginya, seni dan ilmu pengetahuan saling terkait, seperti dialektis dalam puisi yang tidak hanya memberi kesan, tetapi juga pesan.

Dalam konteks politik Indonesia, Kang Sobari menekankan sifat dialektis kekuasaan, mengingat sejarah jatuh bangunnya kekuasaan sepanjang masa. “Suasana politik saat ini adalah bagian dari dialektis; kekuasaan bisa jatuh dan bangun,” ungkapnya tanpa cela.

Sujiwo Tejo, seorang budayawan yang berpakaian mencolok dengan membawa terompet, menekankan pentingnya merawat kewarasan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat Indonesia. Gelaran Pidato Kebudayaan ini menjadi panggung bagi mereka untuk menyuarakan pemikiran tentang perpolitikan dan kekuasaan.

Semua ini mencerminkan pandangan budayawan terkemuka tentang pentingnya seni, ilmu pengetahuan, dan kebijaksanaan dalam membentuk kesadaran masyarakat Indonesia. Acara ini menciptakan ruang bagi refleksi tentang perjalanan politik Indonesia dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah. SB-St

You Might Also Like

RSI Sultan Agung Semarang Menuju Era Baru: Transformasi Menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama Modern
KPK Tahan Satu Tersangka Pelaku Suap Pengadaan di Basarnas
Pertamina Pastikan Penyaluran Energi di Jawa Tengah dan DIY Terkendali Selama Masa Satgas Pemilu
Alumni Psikologi Undip Angkatan 1996 Gelar Reuni Perak
Unissula Pererat Kerjasama dengan Pemkot Salatiga
TAGGED:dan Manumbuhkan Kesadaran Masyarakat IndonesiaMerawat KewarasanTiga Budayawan Berbicara
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?