By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banjir di Demak Mulai Surut, Pompanisasi Dioptimalkan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir di Demak Mulai Surut, Pompanisasi Dioptimalkan

Last updated: 11 Februari 2025 16:26 16:26
Jatengdaily.com
Published: 11 Februari 2025 16:26
Share
Di beberapa area, ketinggian banjir masih sekitar 100 cm. Seperti terlihat di Dukuh Lengkong Desa/Kecamatan Sayung. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Debit banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Demak mulai turun. Sehubungan itu puluhan warga yang semula di pengungsian Desa Prampelan dan Loireng Sayung, serta Batu Karangtengah pun pulang ke rumah masing-masing, Selasa (11/02/2025).

Berkaitan itu pula, dapur umum (DU) BPBD Kabupaten Demak yang didirikan di Prampelan sudah mulai dibongkar. Namun demikian kegiatan DU untuk mensuplai kebutuhan makan warga terdampak banjir masih berlangsung di PMI dan Dinsos P2PA.

Bahkan sejumlah ASN turut dilibatkan untuk membantu tenaga relawan yang terbatas. Mengenai hal itu, Sekda Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto ST MT menyampaikan, ASN yang membantu kegiatan DU PMI sebagai bentuk kepedulian. Hal itu dibolehkan sepanjang tidak mengganggu tugas pelayanan publik.

“Sengaja saya mengetuk hati ASN sebagai bentuk kepedulian mereka pada masyarakat terdampak bencana banjir. Namun dengan syarat tugas pelayanan publik tetap berjalan,” kata sekda.

Agar tak menganggu tugas dan tanggungjawab mereka sebagai ASN, tentu aksi kepedulian dilakukan dengan bergilir atau bergantian. Maka itu tidak semua staf OPD membantu para relawan di DU PMI ataupun Dinsos P2PA.

“Yang mau dan bisa saja. Tidak semua staf di OPD harus ikut. Jadi semuanya masih bisa berjalan,” imbuh sekda, yang juga Ketua PMI Kabupaten Demak itu.

Sehubungan kondisi yang membaik, ditandai turunnya debit banjir 15-30 cm, para pengungsi mulai pulang. Walau demikian DU di PMI dan Dinsos P2PA masih berjalan, sebab belum semua warga bisa berkegiatan seperti sedia kala.

“Semoga 1-2 hari ke depan sudah surut semuanya. Untuk itu pompanisasi terus dioptimalkan di beberapa titik. Baik di rumah pompa maupun menggunakan pompa mobile bantuan dari BPBD Provinsi Jateng, BPBD Jepara serta milik BPBD Demak,” tandasnya. rie-she

 

You Might Also Like

Ribuan Pengungsi Rohingya Masuk Aceh, Pemerintah Siapkan Jalan Keluar
Mayat Terbakar di Marina Semarang Diduga Korban Pembunuhan, Ada Bekas Disiram Bensin
Buntut Dugaan Keracunan MBG di Grobogan, Dinkes Jateng Lakukan Asesmen
Akselerasi Sinergi Sosial dan Lingkungan, Bank Mandiri Dukung Bandungan Jadi Kawasan Wisata Unggulan
KAI Ubah Jadwal Operasi Kereta Api Luar Biasa, Kini Jalan Dua Hari Sekali
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?