By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: BBWS Pemali Juwana Normalisasi Sungai Wulan Sepanjang 30 Kilometer untuk Cegah Banjir di Demak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

BBWS Pemali Juwana Normalisasi Sungai Wulan Sepanjang 30 Kilometer untuk Cegah Banjir di Demak

Last updated: 16 April 2025 12:08 12:08
Jatengdaily.com
Published: 16 April 2025 12:08
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Sekda H Akhmad Sugiharto dan PPK pada Bidang PJSA BBWS Pemali Juwana Fuad Kurniawan usai melaksanakan Rakornis Normalisasi Sungai Wulan. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Sebagai tindak lanjut adanya bencana banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan di Norowito Karanganyar Demak ada Februari dan Maret 2024, pemerintah pusat melalui BBWS Pemali Juwana melakukan normalisasi Sungai Wulan. Pekerjaan senilai Rp 1,1 triliun itu dibagi dalam tiga kegiatan, yang dijadwalkan mulai September 2024 hingga Agustus 2026.

Dalam Rakornis Normalisasi Sungai Wulan bersama BBWS Pemali Juwana, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menyampaikan, normalisasi Sungai Wulan yang dibagi dalam tiga kegiatan itu merupakan tindak lanjut adanya bencana banjir Karanganyar pada 2024. Yang seperti diketahui terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan di Norowito.

Hadir pada acara yang dimoderatori Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT tersebut, Dandim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto. Di samping juga Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Demak H Ulin Nuha.

“Oleh BBWS Pemali Juwana, normalisasi diprioritaskan pada hilir Sungai Wulan. Yakni mulai Jembatan Tanggul Angin hingga muara laut,” kata bupati, Selasa (15/04/2025).

Sehubungan itu dilakukan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan. Maka itu selain forkompimda, diundang pula kades, juga camat yang wilayahnya dilalui Sungai Wulan. Sebab tak sedikit bangunan berdiri di bantaran Sungai Wulan, yang harus dibongkar demi lancarnya pekerjaan normalisasi.

Sementara itu, Fuad Kurniawan ST MT dari Bidang PSJA BBWS Pamali Juwana menjelaskan, mksud dilakukan normalisasi adalah untuk mengembalikan kapasitas tampung Sungai Wulan. “Ruang Sungai Wulan sudah lebar tapi karena sedimentasi besar, harus digali agar bisa menampung air lagi,” ujarnya.

Pengalaman bencana banjir 2024, lanjut Fuad Kurniawan, menunjukkan Sungai Wulan sudah tidak sanggup menampung debit air yang besar dari hulu. Maka itu normalisasi Sungai Wulan prioritas di wilayah hilir, agar debit air gelontoran dari hulu bisa segera terbuang ke laut.

“Normalisasi sungai sepanjang 30 kilometer dimulai dari Jembatan Tanggul Angin batas Kabupaten Demak dan Kudus, sampai muara. Dimulai dari hilir agar air dari hulu bisa segera ke laut,” kata Fuad Kurniawan.

Sedangkan normalisasi di bagian hulu, belum dilakukan dikarenakan keterbatasan anggaran. “Kalau masih ada sisa volume pekerjaan bisa dilanjutkan ke bagian hulu,” pungkasnya. rie-she

You Might Also Like

BKIPM Semarang Ajak Disabilitas Makan Ikan Sehat Bermutu
PSIS Belum Bermain di Pekan Ini, Pemain Diminta Tetap Fokus
Kalah dari Bhayangkara FC, PSIS Minta Maaf
Silaturahmi dengan Pimpinan NU, Gus Yasin Bagikan Sembako ke Warga
Timnas Indonesia Tempati Posisi 122 pada Peringkat Terbaru FIFA
TAGGED:banjir demakBBWS Pemali Juwananormalisasi sungai wulan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?