Hahal Bihalal Warga RT 17 Citra Mutiara Pringsari Bangun Toleransi dan Kedamaian Antarwarga

3 Min Read
Warga RT 17 Citra Mutiara Pringsari , Kabupaten Semarang. Foto: adri

KABUPATEN SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sebagai bentuk wujud mempererat hubungan bertetangga dan menjaga silahturahmi, warga RT 17, RW 02 Perumahan Citra Mutiara, Pringsari, Pringapus, Kabupaten Semarang mengadakan halal bihalal di pemancingan Cak Hendrik, Bandungan, Minggu (13/4/2025).

Dalam pelaksanaan acara tersebut yang diikuti 35 kepala keluarga (KK) yang kumpul bersama sebagai bentuk memperkuat toleransi dan kedamaian antarwarga.

Sejumlah warga yang hadir dari berbagai latar belakang, halal bihalal ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari sambutan, makan bersama, hingga pembagian kado antar KK.

Dalam suasana yang penuh tawa dan keakraban, warga RT 17 Perumahan Citra Mutiara menunjukkan bahwa silaturahmi adalah kunci penting untuk membangun komunitas yang damai. Acara dilanjutkan dengan makan bersama, menampilkan hidangan bakaran ikan menjadi bukti kekompakan warga.

Dalam sambutannya Ketua RT 17, Fredy Eko Setiawan menyampaikan pentingnya pertemuan warga bertajuk Halal Bihalal sebagai wadah interaksi sosial yang mendalam, bukan hanya sekadar berkumpul saja namun bisa untuk mencairkan suasana.

“Kegiatan kumpul warga ini sebagai bentuk saling menyapa, saling memaafkan, dan memperkuat rasa kekeluargaan. Ini sangat penting, apalagi dalam kehidupan bertetangga,” kata Fredy sapaan akrabnya.

Dengan gaya banyolannya yang khas, beliau yang pernah ikuti konstestasi calon legislatif (caleg) Dapil 2 Kabupaten Semarang ini, meminta warga untuk terus menjaga kerukunan antar tetangga. Pentingnya saling menyapa menjadi bagian terpenting dalam bersosialisasi antar warga.

“Penting itu ketika kebersamaan dijaga, komunikasi dibuka, dan kepedulian ditumbuhkan, maka sebuah lingkungan akan tumbuh menjadi tempat tinggal yang bukan hanya layak huni, tapi juga layak dicintai,” ujarnya.

Menjadi Ketua RT, bagi pria kelahiran Rembang 3 Maret 1990 itu merupakan amanat untuk dijalankan bagi kepentingan warga. Maka dari itu butuh komunikasi, saling menghargai sesama warga untuk menciptakan suasana guyup rukun.

“Jadi RT itu kaya jadi orang tua kedua. Kadang diremehin anaknya, tapi tetep sayang. Gak usah ditagih ucapan terima kasih, yang penting warga aman dan berkecukupan,” ujar tenaga pengajar di suatu universitas swasta di Kabupaten Semarang ini.

Ketua panitia Halal Bihalal Abdul Rozak mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat partisipasi warga RT 17. Diharapkan ke depan acara bisa berlanjut dengan suasana yang berbeda dan bisa meriah lagi.

“Kalau bisa tahun depan mengadakan acara lebih meriah lagi dan semua dari warga untuk warga,” kata Rozak. adri-she

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.