By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Harga Bahan Pokok Merangkak Naik, Jateng Siapkan Langkah Stabilisasi Harga
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Harga Bahan Pokok Merangkak Naik, Jateng Siapkan Langkah Stabilisasi Harga

Last updated: 8 Desember 2025 10:28 10:28
Jatengdaily.com
Published: 8 Desember 2025 10:28
Share
Gubernur Jateng tinjau sejumlah pasar. Foto: prov jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)— Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau kondisi harga bahan pokok di Pasar Karangayu, Kota Semarang pada Senin 8 Desember 2025.

Gubernur menyusuri lorong pasar yang padat sembari menyapa warga dan pedagang setempat. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sejumlah komoditas merangkak naik dan berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP). Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai dan bawang merah.

Sejumlah komoditas terpantau: Cabai rawit merah: Rp73.333/kg (HAP Rp57.000), cabai merah keriting: Rp58.000/kg (HAP Rp55.000), bawang merah: Rp48.000/kg (HAP Rp41.500). Selain itu, beras medium: Rp13.667/kg (HET Rp13.500), tepung terigu: Rp11.833/kg (di atas rata-rata provinsi Rp11.663).

Sementara beberapa komoditas masih aman, seperti daging sapi, ayam ras, telur, dan bawang putih.

Salah seorang pedagang Pasar Karangayu, Susianti mengatakan,kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Biasanya menjelang Natal dan tahun baru biasanya memang terjadi kenaikkan.

“Bawang merah biasanya Rp47 ribu, sekarang jadi Rp55 ribu. Bawang putih dari Rp35 ribu naik ke Rp50 ribu,” katanya.

Di sela kunjungan, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyampaikan kenaikan harga memang terjadi, namun masih dalam batas yang dapat diintervensi pemerintah.

“Pasar Karangayu ini memang salah satu tolak ukur kita. Memang ada lonjakan, terutama cabai dan bawang merah. Tapi kenaikannya belum terlalu signifikan,” ujarnya.

Ia memastikan pemerintah daerah sudah menyiapkan langkah stabilisasi harga-harga bahan pokok tersebut..

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kita akan melakukan penetrasi harga supaya tetap terjangkau. Bulog juga memastikan stok beras aman untuk delapan bulan ke depan, ini positif. Tinggal bagaimana kita menahan gejolak agar inflasi tidak naik,” tegas Luthfi.

Untuk membantu masyarakat, Pemprov menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Harga yang ditawarkan pada komoditas di GPM tersebut dinilai lebiih terjangkau. Rinciannya, bawang merah: Rp22.000/½ kg, bawang putih: Rp16.000/½ kg, cabai rawit setan: Rp19.500/¼ kg, cabai merah keriting: Rp18.000/¼ kg dan telur: Rp26.000/kg. she

You Might Also Like

Unissula Gelar FGD, Bahas Peran Polri Dalam Ketahanan Pangan 
Ada Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Semarang
Antisipasi Genangan Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi
FASE Siap Sambut Hari Anak tingkat Nasional
Terakreditasi Unggul, Unissula Diakui di Kancah Internasional
TAGGED:Harga Bahan Pokok Merangkak NaikJateng Siapkan Langkah Stabilisasi Harga
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?