By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kemenhub Gelar Diskusi dengan Pengemudi Truk, Serap Aspirasi soal ODOL dan Kesejahteraan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemenhub Gelar Diskusi dengan Pengemudi Truk, Serap Aspirasi soal ODOL dan Kesejahteraan

Last updated: 25 Juni 2025 06:48 06:48
Jatengdaily.com
Published: 25 Juni 2025 07:30
Share
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar diskusi bersama Asosiasi Pengemudi Angkutan Barang di Kantor Pusat Kemenhub, Selasa (24/6/2025), /Foto Istimewa/Humas Kemenhub
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar diskusi bersama Asosiasi Pengemudi Angkutan Barang di Kantor Pusat Kemenhub, Selasa (24/6/2025), sebagai respons terhadap unjuk rasa pengemudi truk yang terjadi di sejumlah daerah. Diskusi ini digelar untuk menampung berbagai aspirasi menyangkut tarif, perlindungan hukum, jaminan sosial, serta pemberantasan pungli dan premanisme.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyatakan bahwa penanganan kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) merupakan kebijakan penting dalam menciptakan sistem logistik nasional yang adil dan humanis.

“Penanganan ODOL bukan hanya soal regulasi, tetapi menyangkut keselamatan. Banyak kecelakaan fatal terjadi, termasuk di Purworejo, akibat kendaraan lebih muatan dan dimensi. Ini jadi perhatian serius Presiden,” kata Aan dilansir dari laman Infopublik.

Aan menambahkan, kendaraan ODOL tak hanya berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan, tetapi juga merusak infrastruktur, menurunkan usia kendaraan, meningkatkan polusi, serta boros bahan bakar.

Dalam upaya solusi jangka panjang, Kemenhub akan menerapkan pendekatan berbasis teknologi, termasuk digitalisasi pendataan dan pengawasan angkutan barang. “Sistem pengawasan elektronik akan memudahkan semua pihak memantau secara real time,” jelas Aan.

Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kemenko Marves, Odo R.M. Manuhutu, menegaskan bahwa pemerintah akan merancang kebijakan standardisasi jam kerja dan upah demi kesejahteraan pengemudi.

“Kita ingin menghindari dikotomi antara keselamatan dan barang. Tidak ada ekonomi yang mengorbankan nyawa,” ujarnya.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho turut menyampaikan bahwa penanganan ODOL akan melihat aspek ekonomi, transportasi, dan logistik secara komprehensif. Ia menegaskan bahwa over dimension merupakan tindak pidana, sedangkan over loading tergolong pelanggaran lalu lintas biasa.

“ODOL bukan sekadar pelanggaran, tapi ancaman nyata bagi ketertiban lalu lintas dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Diskusi ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Sukanda, serta perwakilan asosiasi pengemudi angkutan barang dan jajaran pejabat Kemenhub. she 

You Might Also Like

Ganjar Ajari Siswa Tentang Bahaya Terorisme Lewat Cubitan
Usut Penembakan di Kantor Pusatnya, MUI Bantuk Tim Khusus
Ini Perkembangan Kasus Penipuan Arisan Online di Semarang
Penyelundupan 357 Karang Hias di NTB Berhasil Digagalkan
Magister Kenotariatan Unissula Cetak Notaris Andal – MKn PTS Satu-Satunya di Indonesia Terakreditasi A
TAGGED:Kemenhub Gelar Diskusi dengan Pengemudi TrukSerap Aspirasi soal ODOL dan Kesejahteraan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?