DEMAK (Jatengdaily.com)– Angka partisipasi masyarakat pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak 2024 tercatat 74,32 persen. Setelah dilakukan penelitian dan riset, terungkap sejumlah kondisi menyebabkan angka kehadiran di TPS pada 27 November lalu mencapai angka kurang-lebih 40 ribu-an pemilih.
Pada acara Diseminasi Hasil Riset Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak 2024, Ketua KPU Kabupaten Demak Siti Ulfaati SPd MSi mengungkapkan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak sukses dilaksanakan pada 27 November 2024. Tanpa ada gugatan.
Sehubungan tidak adanya gugatan, tahapan dilanjutkan penetapan hasil Bupati dan Wakil Bupati Demak terpilih periode 2025-2030 pada 9 Januari 2025. “Serta pelantikan dr Hj Eisti’anah SE sebagai Bupati Demak dan KH Muhammad Badruddin MPd sebagai Wakil Bupati Demak periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025,” tuturnya, Sabtu (22/03/2025).
Pada helat pesta demokrasi tersebut, terungkap angka partisipasi masyarakat sebesar 74,32 persen. Atau naik 1,19 persen dari Pilbup Demak 2020 yang tercatat angka partisipasi masyarakatnya 73,23 persen.
Menindaklanjuti instruksi KPU RI, dilakukan evaluasi pada tiap tahapan. Termasuk mengadakan riset terhadap angka partisipasi masyarakat tersebut, berkerjasama CRISS.
“Uniknya pada bagian surat suara rusak, selain disebabkan oleh pencoblosan hingga lebih dari sekali, ada yang dilubangi menggunakan rokok dan ballpen. Bahkan ada pula yang iseng digambari. Kok ya sempat menggambar di bilik suara,” ungkap Ulfaati.
Sementara selain sederet alasan pemilih tidak datang ke TPS, hasil riset CRISS juga dibeberkan mengenai diterimanya “sesuatu” sehingga disinyalir turut mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Adapun alasan-alasan yang menyebabkan pemilih enggan ke TPS menurut Dr A Rofiq Mahfudz dari CRISS antara lain, tidak suka dengan para kandidat, sakit, hingga jumlah ‘transport’ yang tak sebanding.
Turut hadir pada acara diseminasi hasil riset tersebut, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE sebagai key note speaker. Di samping Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono, serta Nailul Mukorobin SPsi, MPsi (akademisi dari Unissula Semarang). rie-she
0



