By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mendorong Efisiensi dan Keberlanjutan lewat Layanan Transformasi Digital dan Otomasi di Sektor Industri
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mendorong Efisiensi dan Keberlanjutan lewat Layanan Transformasi Digital dan Otomasi di Sektor Industri

Last updated: 28 Oktober 2025 09:26 09:26
Jatengdaily.com
Published: 13 Juni 2025 07:41
Share
Sejumlah nara sumber dalam Schneider Electric Invitation di Kota Semarang. Foto: Adri Utama
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Schneider Electric sebagai layanan transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi menyebutkan sistem digitalisasi bisa menumbuhkan kolaborasi aksi nyata bagi sektor industri.

President Director Scneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan mengatakan Schneider Electric sebagai layanan transfornasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi menyebut sistem digitalisasi bisa menumbuhkan kolaborasi aksi nyata bagi sektor industri.

”Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan fondasi penting untuk memperkuat daya saing industri nasional sekaligus menekan emisi karbon. Di kota seperti Semarang, yang telah m

Sejumlah nara sumber dalam Schneider Electric Invitation di Kota Semarang. Foto: Adri Utama

enunjukkan pertumbuhan industri dan investasi yang signifikan, adopsi teknologi menjadi semakin relevan untuk mendorong efisiensi dan keberlanjutan. Melalui Innovation Day yang digelar ini, kami ingin mendorong dialog, kolaborasi, dan aksi nyata agar transformasi digital dapat dijalankan secara inklusif dan berdampak di seluruh sektor industri,” kata Martin Setiawan dalam keterangannya, Kamis (12/6/2025) di Hotel Padma Semarang.

Dalam sesi diskusi panel bertajuk mempercepat pertumbuhan industri berkelanjutan dengan digitalisasi membahas bagaimana pelaku industri dapat memanfaatkan teknologi untuk mendorong efisiensi, menurunkan emisi, dan memperkuat daya saing jangka panjang.

Diskusi menyoroti pentingnya pendekatan bertahap dan terstruktur, termasuk transformasi SDM dan budaya organisasi, sebagai elemen penting dalam proses digitalisasi industri.

Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Bambang Wijanarko mengatakan pengembangan kawasan ekonomi khusus hijau dan terintegrasi merupakan strategi penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.

“Digitalisasi dan otomasi adalah katalis utama untuk meningkatkan produktivitas serta memenuhi tuntutan standar lingkungan yang semakin ketat,” jelasnya.

Sebagai ibu kota Jawa Tengah dengan konektivitas logistik yang kuat dan basis tenaga kerja yang kompetitif, Semarang menempati posisi penting dalam peta industri nasional.

Dilihat per Januari-Oktober 2024, Jawa Tengah mencatat nilai ekspor hingga USD 9,23 juta, dengan industri pengolahan sebagai penyumbang utama.

Di sisi lain, realisasi investasi Jawa Tengah pada 2023 mencapai Rp77,02 triliun dan menyerap lebih dari 280 ribu tenaga kerja.

Tingginya nilai ekspor dan perkembangan industri mendorong pertumbuhan ekonomi positif Jawa Tengah sebesar 4,96 persen di Triwulan I 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional di Triwulan I 2025 sebesar 4,87 persen.

Sementara itu, Ketut Wihardika, Production Director Polytron mengatakan, dalam memaksimalkan potensi ini, Polytron turut mengakselerasi pencapaian transformasi digitalnya melalui pabrik di Kudus yang telah ditetapkan sebagai National Lighthouse oleh Kementerian Perindustrian pada 2024. Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana perusahaan nasional dapat mengadopsi teknologi industri 4.0 untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional dalam mendukung pertumbuhan industri elektronik nasional.

“Transformasi digital kami tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat daya saing dan keberlanjutan jangka panjang. Dengan integrasi teknologi seperti automasi operasional situs produksi dan sistem manajemen energi, kami mampu mengoptimalkan operasi tanpa mengorbankan efisiensi. Komitmen ini juga menjadi fondasi dalam upaya diversifikasi bisnis kami ke mobil listrik dan inisiatif ramah lingkungan lainnya,” kata Ketut Wihardika. she

You Might Also Like

Terkait Dugaan Korupsi, KPK Geledah Kantor Setjen DPR dan Empat Lokasi
Pedangdut Nita Thalia Berduka, Mantan Suaminya Meninggal
Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, PT KAI Peroleh Sertifikasi ISO
Ulama Ajak Masyarakat Pemalang Menerima Keputusan MK
Pertamina Patra Niaga Lakukan Uji Tera dan Density Produk BBM Sejumlah SPBU di Jawa Tengah
TAGGED:Otomasi di Sektor IndustriSchneider Electric
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?