SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menjelang pergantian tahun baru 2026, peringatan keras disampaikan Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANAS ANNAR) Provinsi Jawa Tengah, DR KH Multazam Ahmad.
Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya peredaran narkoba serta makanan dan minuman yang dilarang, yang kerap menyusup di tengah euforia perayaan tahun baru.
Menurut Multazam, momentum pergantian tahun kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan minuman keras hingga narkoba, terutama di tempat-tempat keramaian. Mulai dari kawasan hiburan, pusat keramaian, hingga lokasi perayaan terbuka, kerap menjadi sasaran empuk peredaran barang terlarang tersebut.
“Perayaan tahun baru sering kali dijadikan celah untuk merusak generasi muda. Minuman yang dilarang agama hingga narkoba beredar secara terselubung, dan yang paling rawan menjadi korban adalah para remaja,” tegasnya.
Ia menilai, bahaya narkoba saat ini sudah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, narkoba juga menghancurkan masa depan, memicu tindak kriminal, serta merusak tatanan sosial dan moral masyarakat.
Karena itu, Multazam mengajak semua pihak—orang tua, tokoh agama, pendidik, aparat keamanan, hingga komunitas masyarakat—untuk bersatu menjaga lingkungan masing-masing. Pengawasan terhadap pergaulan anak dan remaja perlu diperketat, terlebih menjelang malam pergantian tahun.
“Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika lengah, narkoba akan terus mencari korban baru,” ujarnya.
Ia berharap, perayaan tahun baru 2026 dapat diisi dengan kegiatan yang positif, aman, dan bermakna, tanpa harus mengorbankan masa depan generasi penerus bangsa.
Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, ancaman narkoba diharapkan dapat ditekan, demi Jawa Tengah yang lebih sehat dan bermartabat.St
0



