SEMARANG (Jatengdaily.com) – Telkom Indonesia terus mendorong transformasi digital demi mewujudkan konektivitas nasional.
Semangat ini disampaikan dalam acara Sharing with Media bertajuk “Transformasi Telkom untuk Bangsa, Bersama Media Wujudkan Indonesia Terkoneksi” yang diikuti sejumlah wartawan Jawa Tengah di Ruang Borobudur, Kantor Telkom Regional 3 Jateng dan DIY, Kamis (2/10/2025).
General Manager Witel Semarang Jateng Utara, Pribadi Nirwana, menegaskan Telkom kini telah menjangkau 97 persen area di Indonesia dengan dukungan infrastruktur digital yang masif.
“Kalau dulu di era analog, untuk menonton TV harus pasang antena bahkan memanjat gunung. Sekarang itu tidak ada lagi karena sudah ada jaringan fiber,” ujarnya.
Telkom saat ini memiliki 251.116 BTS, 36.761 tower, serta 21 data center di dalam negeri dan 5 data center di luar negeri. Selain itu, perusahaan pelat merah ini juga menaungi 10 regional office, 5 divisional office, dan 60 anak perusahaan.
“Telkom tetap menjadi salah satu perusahaan yang paling diminati para pencari kerja,” tambah Pribadi.
Ia juga menyinggung perubahan zaman yang drastis. “Dulu di jalanan banyak loper koran, sekarang nyaris tidak ada. Wartel dan telepon umum juga sudah berganti dengan layanan digital,” katanya.
Sementara itu, Wicaksono atau yang akrab disapa Ndoro Kakung, tenaga ahli Kominfo dan Digital (Komdigi), mengingatkan bahwa media menghadapi tantangan berat di era kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, peran mesin pencari seperti Google mulai berkurang karena tergeser oleh teknologi AI.
“Media harus bisa seperti bunglon, beradaptasi. Hidup di era medsos membuat publik tidak lagi bergantung hanya pada TV atau radio untuk mencari informasi. Semua bisa diakses lewat ponsel,” jelasnya.
Ia menambahkan, media arus utama harus menghadapi realitas baru di mana informasi dan bahkan transaksi bisa dilakukan melalui media sosial.
“Banyak media keteteran, bahkan stasiun TV pun kelimpungan sampai harus merumahkan pegawai. Tantangannya bagaimana media bisa terus relevan,” ujar Wicaksono.
Acara Sharing with Media ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Telkom dan insan pers dalam membangun ekosistem digital yang sehat, sekaligus menjaga peran media di tengah gempuran teknologi. St
0



