USM Mantapkan Langkah Buka Program Doktor Ilmu Manajemen, Wujudkan Mimpi Panjang Institusi

Universitas Semarang (USM) menapaki babak baru dalam pengembangan akademiknya dengan proses evaluasi pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen.Foto:dok
SEMARANG (Jatengdaily.com) — Universitas Semarang (USM) menapaki babak baru dalam pengembangan akademiknya dengan proses evaluasi pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan cita-cita besar yang telah lama menjadi mimpi institusi sejak awal berdiri.
Rektor USM, Dr. Supari, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa pendirian program doktor merupakan harapan lama yang kini mulai mendekati kenyataan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Evaluasi Lapangan Usulan Pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen yang digelar pada 10 Juli 2025 di Ruang Telekonferensi Gedung Menara USM.
“Program doktor ini adalah mimpi panjang yang kini mulai diwujudkan. Setiap kali wisuda, kami selalu teringat bahwa USM belum meluluskan satu pun doktor. Tapi sejak kami meraih status institusi unggul pada Maret lalu, kami semakin yakin bahwa saatnya telah tiba,” ujar Supari penuh semangat.
USM, lanjut Supari, telah menyiapkan berbagai aspek pendukung pembukaan program ini. Mulai dari kurikulum, tenaga dosen yang kompeten, hingga fasilitas pembelajaran yang representatif. Bahkan, antusiasme dari calon mahasiswa sudah terlihat sejak awal.
“Beberapa alumni S2 kami sudah menyatakan minat kuat untuk langsung melanjutkan studi doktoral di USM. Ini menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan dan potensi pasar akademik sudah sangat terbentuk,” tambahnya.
Evaluasi ini merupakan bagian dari proses asesmen lapangan yang dilakukan oleh Direktorat Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, sebagai tahapan penting dalam pembukaan program studi baru di perguruan tinggi.
Tim asesor dalam asesmen ini terdiri dari dua tokoh akademik berpengalaman, yaitu Prof. Christina Whidya Utami dari Universitas Ciputra Surabaya (melalui daring) dan Prof. Euphrasia Susy Suhendra dari Universitas Gunadarma (hadir secara luring).
Keduanya didampingi tim dari Direktorat Kelembagaan Kemendikbudristek, yaitu Mukhamad Najib (Direktur Kelembagaan), Deny Kurniawan, Henriette Minerva Wenno, Osvaldo Sativa Amastha, dan Dwi Rosmalasari.
Proses asesmen diawali dengan presentasi oleh Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen USM, Dr. Adijati Utaminingsih, S.E., M.M., yang menjabarkan kesiapan program secara akademik dan administratif.
Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pendalaman terhadap tiga aspek utama penilaian: kurikulum, sumber daya dosen, dan Unit Pengelola Program Studi (UPPS).
Tim asesor juga meninjau langsung sarana dan prasarana yang disiapkan USM untuk mendukung pembelajaran tingkat doktoral. Peninjauan dilakukan di lantai 8 Gedung Menara, Gedung A, serta seluruh fasilitas di Gedung Pascasarjana (Gedung O).
Dukungan terhadap pembukaan program doktor ini juga datang dari Yayasan Alumni Undip sebagai badan penyelenggara USM. Ketua Pembina Yayasan, Prof. Sudharto P. Hadi, M.E.S., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan komitmennya terhadap langkah besar ini.
“USM telah melalui perjalanan panjang, dari sebuah politeknik menjadi universitas yang mandiri dan unggul. Kini saatnya membuka program doktor sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan keilmuan dan pembelajaran,” ungkap Prof. Sudharto.
Ia menambahkan, pembukaan program ini bukan hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga bagian dari kontribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Yayasan siap memfasilitasi segala kebutuhan akademik untuk mendukung keberlanjutan program doktor ini. Ini adalah komitmen bersama demi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia,” tegasnya.
Dengan langkah serius dan dukungan penuh dari seluruh elemen universitas dan yayasan, pembukaan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di USM menjadi sinyal kuat bahwa kampus ini siap naik kelas. Bukan sekadar menambah jenjang akademik, tapi juga menjadi pusat unggulan dalam pengembangan manajemen berbasis riset di Indonesia. St