By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Wagub Buka MQK Jateng di Jepara, Menanam Benih Ulama Masa Depan Lewat Tradisi dan Inovasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wagub Buka MQK Jateng di Jepara, Menanam Benih Ulama Masa Depan Lewat Tradisi dan Inovasi

Last updated: 22 Juli 2025 06:23 06:23
Jatengdaily.com
Published: 22 Juli 2025 06:23
Share
Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah digelar di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Jepara, dibuka oleh Wagub, Taj Yasin Maemoen, pada Senin (21/7/2025). Foto:dok
SHARE

JEPARA (Jatengdaily.com) – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Jepara, pada Senin (21/7/2025). Di tengah lantunan doa dan semangat para santri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, hadir memberikan sambutan yang penuh makna dan harapan.

Dalam pesannya, Saiful menekankan bahwa MQK bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, ia melihat ajang ini sebagai sarana strategis untuk membentuk karakter dan memperdalam keilmuan para santri dalam memahami khazanah Islam klasik.

“Kita tidak hanya mencari juara, tapi juga membina generasi penerus ulama yang mumpuni dan siap menjawab tantangan global,” ujarnya penuh keyakinan.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar Jawa Tengah dapat kembali mempertahankan predikat juara umum nasional, seperti yang pernah diraih pada tahun 2017 dan 2023.

BACA JUGA: Santri Jateng Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang MQK Nasional 2025

Tak hanya dari sisi pemerintah, apresiasi juga datang dari tuan rumah acara, KH. Taufiqul Hakim, Pengasuh Ponpes Darul Falah Amtsilati. Dalam sambutannya, beliau mengangkat pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran di pesantren. Metode Amtsilati yang digunakan di pondok ini, kata beliau, lahir dari keprihatinan akan lemahnya penguasaan ilmu alat di kalangan santri.

“Metode Amtsilati lahir dari kegelisahan melihat lemahnya penguasaan ilmu alat di kalangan santri. Maka kami hadirkan metode yang mudah, terstruktur, dan aplikatif,” tuturnya.

Lebih dari sekadar metode, ia menegaskan bahwa pesantren harus terus berinovasi untuk menjaga relevansi kitab kuning di tengah derasnya perubahan zaman. Semangat inilah yang menjadi ruh pelaksanaan MQK — menjaga tradisi, merawat intelektualisme, dan membuka jalan bagi lahirnya ulama-ulama muda yang mencerahkan.

MQK tingkat provinsi ini merupakan ajang seleksi untuk memilih delegasi terbaik dari Jawa Tengah yang akan bertanding di MQK Nasional 2025 di Sulawesi Selatan. Para peserta datang dari berbagai pesantren se-Jateng, membawa semangat belajar dan tekad untuk mengharumkan nama daerah.

Acara pembukaan dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen, dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Jepara Ibnu Hajar, Asisten I Pemprov Jateng Iwanudin Iskandar, serta Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jateng Amin Handoyo.

Pelaksanaan MQK ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya benteng moral, tetapi juga pusat kecemerlangan intelektual yang senantiasa beradaptasi, menjawab zaman dengan bijak, tanpa kehilangan akar tradisi. St

You Might Also Like

Antusiasme Pendaftar Digiland Run Tinggi, 4.000 Lebih Tiket Flash Sale dan Early Bird Sold Out dalam Sehari
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Pelaku Begal Payudara Mahasiswi di Gunungpati Ternyata Masih Anak SMP
Wamenlu Tegaskan Tidak Pernah Ada Pembicaraan Soal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia
Komisi B Dorong Pemerintah Pusat Kaji Ulang Mekanisme Bagi Hasil PNBP
TAGGED:Masa Depan Lewat Tradisi dan InovasiMenanam Benih UlamaMQK Jateng di Jepara
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?