By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bahasa Arab Amiyah Jadi Senjata Utama Petugas Haji 2026
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Gagasan

Bahasa Arab Amiyah Jadi Senjata Utama Petugas Haji 2026

Last updated: 16 Februari 2026 08:47 08:47
Jatengdaily.com
Published: 16 Februari 2026 08:31
Share
SHARE

Oleh: Prof. Dr. Hj.Yuyun Affandi,Lc.MA

AHAD pagi, Gedung haji Donohudan dipenuhi dengan berbagai acara, termasuk Pendidikan dan Pelatihan PPIH Kloter tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementrian Haji dan Umroh jawa Tengah. Dilaksanakan selama 10 hari , untuk memperkuat kualitas layanan pelaksanaan ibadah haji, yang menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan petugas secara mental, fisik, dan manajerial.

Sebanyak 456 peserta calon petugas haji kloter mengikuti pelatihan, yang terdiri dari TPHI: Ketua Kloter, TPIHI: Tim Pembimbing Ibadah Haji, TKHI: Tim Kesehatan Haji Indonesia dan paramedis. Walupun durasi diklat setiap hari, sejak jm 04.00 sd jm.09.00 malam, performa calon petugas haji kloter di Asrama Haji Donohudan hampir 95 persen, tidak ada yang loyo, mencerminkan kesiapan dan orientasi pelayanan yang kuat.

Karena mereka yakin, penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar negara yang menyangkut kehormatan bangsa dan kepercayaan umat. Kebijakan kemenhaj tahun ini, menekankan petugas PPIH harus lebih disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.

Kesadaran dalam bertindak menjadi fondasi utama agar pelayanan berjalan dengan integritas. Harapannya kesiapan PPIH sebagai garda terdepan pelayanan haji, guna memastikan setiap jemaah memperoleh layanan yang aman dan nyaman (Kakanwil & Kabid kemenhaj Jateng).

Adapun materi diklat difokuskan pada peningkatan kualitas layanan jemaah, meliputi pemahaman kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi, komunikasi pelayanan yang efektif, simulasi operasional penyelenggaraan, penguatan pengetahuan dan keterampilan teknis petugas.

Di antaranya: Building Learning commitmet, etika publikasi petugasa haji, leadership Building service commitment . Yang menarik, kebijakan diklat tahun 2026, lebih memperkuat kondisi prima para calon petugas kloter dari aspek pisik dan lisan, sehingga pelayanan terhadap jamaah lebih maksimal, diharapakan calon petugas tidak merasa kelelahan ketika kerja, maka materi baris-berbaris sampai 8 seasen.

Dari aspek lisan / komuniasi diperkuat materi Bahasa arab ‘Amiyah / dialek Arab Saudi, dengan harapan segala problem yang dihadapi jamaah haji kloter selama perjalanan segera teratasi , Jamaah hajipun bisa melkasanaan manasik dengan khusyuk, itulah vissssi semua Jamaah bisa menjalankan syariah haji dengan tenang, sehingga mendapatkan haji mabrur.

Penguatan ekstra materi kedua dalam diklat adalah berkomunikasi dengan bahasa Arab ‘Amiyah (Bahasa  dialek lokal yang digunakan dalam percakapan sehari-hari di Arab Saudi, yang berbeda dari Bahasa Arab Fushah, khususnya dalm konteks social dan informal).

Dialek ini sangat penting dipelajari , karena komunikasi dengan bahasa target, merupakan salah satu factor sukses tidaknya dalam melaksnakan tugas apapun, termasuk sebagai petugasa haji.

Secara garis besar Bahasa arab terbagi menjadi tiga , pertama,Bahasa Arab Fushah /standar yang digunakan dalam Al-Qur’an, dokumen resmi, dan pendidikan. Sebaliknya, Di Arab Saudi, Bahasa Fushah digunakan dalam khutbah Jumat, pidato kenegaraan, dan buku pelajaran.

Sementara Amiyah mendominasi pasar, rumah, media sosial, dan obrolan santai. Seorang dosen akan mengajar dengan Fushah, tapi berbincang dengan mahasiswa menggunakan Amiyah (Kabar Saudi, 2025). Yang ketiga bahasa Arab modern yang digunakan dalam buku-buku saint modern, Di TV, dalam Teknologi.

Sedangkan Bahasa Arab Amiyah ada tiga tipe, yaitu Amiyah Hijaz , Amiyah Teluk dan Amiyah Najed. Namun bagi para petugas haji, cukup mempelajari Bahasa Amiyah Hijaz, yaitu bahasa Amiyah Arab Saudi yang biasa digunakan di kawasan Makkah, Madinah dan Jeddah.

Strategi pembelajaran penguasaan bahasa asing yang efektif, dengan menggunakan direct Method: ( Athariqah al-mubayarah) : merupakan salah satu pendekatan pembelajaran bahasa asing, yang menempatkan fokus pada kemampuan berbicara dan mendengarkan untuk mencapai kompetensi komunikatif.

Metode langsung ini menjadi alternatif, disamping dapat membangkitkan semangat peserta didik , juga mendapatkan Bahasa asing secara alami seperti belajar Bahasa Ibu. Teknisnya, Guru berinteraksi langsung dan memfasilitasi pembelajaran dengan memberikan instruksi dan menjelaskan konsep secara langsung dalam bahasa target.

Tanpa menggunakan ketergantungan terjemah, murid belajar mengasosiasikan makna langsung dengan kata-kata dalam bahasa, membantu mereka berpikir dan merespon dalam bahasa tersebut tanpa perlu mengonversi dari bahasa asal.

Dalam Pengembangan Keterampilan Berbicara:Metode ini menyajikan materi pelajaran langsung, dengan melibatkan murid dalam suasana belajar yang menyerupai penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, agar mampu menciptakan pengalaman yang lebih imersif.

Pengulangan kata / kalimat baru merupakan salah satu ciri metode ini, agar murid lebih menguasai (UNIDA,2025). Demonstrasi dan dramatisasi juga hal penting yang harus senantiasa continew dilakukan secara intensif dalm metode ini.

Agar tujuan pembelajaran tercapai, guru menyampaikan materi prioritas pada kebutuhan ( Petugas Haji ) dialog sehari-hari, seperti: perkenalan, di Bandara, di pemondokan , di Pasar, di Embarkasi, di Masjid, di tempat-tempat inti manasik.

Kepada semua peserta, Selamat melaksanakan diklat, semoga dengan adanya penekanan program pemerintah pada materi Bahasa arab dan baris berbaris, pelayanan petugas pada jamaah haji makin prima, secara pisik maupun lisan , sehingga segenap jamaah haji mendapatkan haji Mabrur. Amiin ya rabbal alamiin. Wallahu a’lam bishshawab.

*) Prof. Dr. Hj.Yuyun Affandi,Lc.MA : Narsum PPIH Kloter th 2026 ; Alumni Umm Al-Qura Univ Makkah ;Ketua Himpunan Daiyah dan Majlis Taklim MNU Jateng, Dosen Pascasarjana UIN Walisongo, Ketua Pusat Pemberdayaan Perempuan.  Jatengdaily.com-St

You Might Also Like

Menghargai Air Menghargai Kehidupan
Kiprah Perempuan Jawa Tengah
Memotivasi Investasi & Konsumsi Rumah Tangga dalam Menopang Perekonomian RI
Potensi Pangan Jawa Tengah untuk Negeri
Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang di Banyumas Bulan Februari Naik 5,84 Poin
TAGGED:Bahasa Arab AmiyahJadi Senjata UtamaPetugas Haji 2026
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?