DEMAK (Jatengdaily.com)– Semangat berbagi dan kepedulian sosial terasa kuat dalam peringatan Lebaran Yatim 10 Muharam yang digelar BAZNAS Kabupaten Demak. Pada kegiatan tersebut, lebih dari 4.000 anak yatim menerima santunan dengan total nilai mencapai Rp895,3 juta yang berasal dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., Wakil Bupati KH Muhammad Badruddin, Sekda H. Akhmad Sugiharto, Kabag Kesra H. Ungguh Prakoso, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Demak. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.
Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Susetyarto, menyampaikan bahwa santunan yang diberikan menyasar anak yatim di berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari siswa SD Negeri dan MI Negeri, SMP Negeri dan MTs Negeri, hingga MAN serta anak-anak dalam kategori khusus.
“Alhamdulillah, pada Lebaran Yatim tahun ini kami dapat menyalurkan santunan sebesar Rp895,3 juta kepada lebih dari 4.000 anak yatim se-Kabupaten Demak. Ini merupakan amanah dari para muzaki dan dermawan yang kami salurkan sesuai peruntukannya,” kata Bambang.
Menurutnya, setiap siswa yatim di SD Negeri dan MI Negeri menerima bantuan Rp200 ribu, siswa SMP Negeri dan MTs Negeri memperoleh Rp250 ribu, sedangkan siswa MAN mendapatkan Rp300 ribu. Selain itu terdapat 21 anak penerima santunan khusus yang masing-masing memperoleh Rp500 ribu.
Di tengah penyaluran bantuan tersebut, Bambang mengungkapkan kisah inspiratif dari Desa Jatisono, Kecamatan Gajah. Desa yang telah menyandang predikat Desa Sadar Zakat itu berhasil menghimpun kepedulian masyarakat hingga memberikan santunan dengan nilai yang jauh lebih besar kepada anak-anak yatim.
“Yang luar biasa, para ibu di Desa Jatisono bergotong royong bersedekah. Ada 14 anak yatim yang disantuni dan masing-masing menerima sekitar Rp8 juta sampai Rp9 juta. Ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian masyarakat dapat memberikan dampak besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah memberikan apresiasi kepada BAZNAS yang terus hadir melalui berbagai program kemanusiaan. Menurutnya, peringatan 10 Asyura bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim. Tentunya agar mereka merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, setiap tahun.di bulan Asyura Kabupaten Demak rutin memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu. Terima kasih kepada BAZNAS serta seluruh dermawan, khususnya ASN Pemkab Demak yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu sesama. Semoga menjadi amal yang penuh keberkahan,” ujar Bupati.
Ia juga berpesan kepada para penerima santunan agar terus rajin belajar dan tidak lupa mendoakan para donatur yang telah berbagi rezeki. “Semoga anak-anak semakin pintar, sukses, dan jangan lupa mendoakan bapak ibu yang sudah bersedekah. Mudah-mudahan semua diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT,” pesannya.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, Pemerintah Kabupaten Demak bersama BAZNAS berharap semangat berbagi tidak hanya hadir saat Muharam, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan semakin banyak pihak yang peduli, kesejahteraan anak-anak yatim di Kabupaten Demak diharapkan dapat terus meningkat dari tahun ke tahun. rie-she

