SEMARANG (Jatengdaily.com) – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra, S.I.K., S.H., M.H mendukung penuh pelaksanaan Kontes dan Pameran Batu Nusantara, Pirus, Batu Permata, dan Pusaka di Gedung Rimba Graha pada 8 – 10 Mei 2026.
”Kami sangat mendukung kegiatan Kontes dan Pameran Batu Nusantara di Semarang nanti. Panitia tetap semangat menyiapkan agenda kontes yang akan dihadiri para kolektor, pedagang batu nusantara serta warga Semarang dan sekitarnya,” kata Kombes Pol M. Pratama saat menerima audiensi panitia Kontes dan Pameran Batu Nusantara di ruang kerja Polda Jateng Jl Pahlawan, Semarang pada 14 April 2026.
Dalam audiensi tersebut, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra yang didampingi Wadir Samapta Polda Jaetng, AKBP Dandung Putut Wibowo SIK SH MH dan Wadansat Brimob Polda Jateng, AKBP Eko Budiman SIK MIK MSi menerima perwakilan dari panitia Kontes dan Pameran Batu Nusantara.
Mereka adalah Ketua Paguyuban Batu Akik, Permata, Pusaka dan Antikan Kota Semarang Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH, Ketua Panitia Kontes dan Pameran Batu Nusantara, Sofani, Bendahara Panitia Abidin, Sekretaris Panitia Cholik Wijaya, Bidang Lapak Nur Kholis, dan perwakilan dari Pirus Indonesia.
Menurut Pratama, Indonesia sangat kaya akan sumber alam berupa batu mulia. Ada Batu Garut, Batu Bacan, Batu Fokay, Batu Cempaka, Batu Anggur, Batu Kinyang, Batu Chalcedony, Batu Amethys/Kecubung, Batu Sisik Naga, Batu Kalimaya, Batu Pandan, Batu Garut, Batu Cempaka, Batu Baturaja, Batu Idocarase, Batu Klawing, Batu Anggur, Batu Nabire.
”Batu nusantara itu pernah sangat diminati masyarakat, karena warnanya, kualitas batunya, dan keunikannya. Masih banyak jenis batu yang sampai sekarang masih diminati masyarakat seperti Batu Nogosuwi, Ati Ayam, Tapak Jalak, Garut, Kalimaya, Pandan dan Bacan. Intinya, batu nusantara itu sangat bagus,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kontes, Sofani melaporkan, hingga kemarin sudah 11.800 batu yang akan diikutkan kontes. Jumlah itu masih akan bertambah.
Para peserta datang dari Surabaya, Madura, Banyuwangi, Malang, Probolinggo, Lumajang, Kediri, Tulung Agung, Madiun, Solo, Salatiga, Batang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, Majalengka, Majalaya, Ciamis, Bekasi, Jakarta, Bandung, Lombok, Makasar, Medan, Kalimantan, dan Batam.
Selain itu juga akan datang peserta dari Malaysia dan Singapura. ”Kontes dan Pameran Batu di Semarang nanti bakal sangat ramai, karena animo peserta cukup banyak. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Tengah dan Pak Dirlantas Polda Jateng beserta jajarannya yang telah mendukung kegiatan kami,” kata Sofani.
Dia menambahkan, tujuan kegiatan untuk melestarikan pusaka budaya Indonesia, batu akik nusantara, batu permata,
dan benda antik nusantara.
Selain itu juga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif bagi para pelaku usaha di bidang ini. ”Dari segi edukasi, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai sejarah, filosofi, dan seni di balik. benda-benda pusaka. Sedangkan dari segi ekonomi, kami mendorong transaksi dan memperluas jaringan pasar bagi para pedagang, pengrajin, dan kolektor,” katanya.
Ketua Paguyuban Batu Akik, Permata, Pusaka, Antikan dan Seni Kota Semarang, Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH mengatakan, pihaknya mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan itu.
Dia berharap, event tingkat nasional itu banyak diminati masyarakat khususnya pecinta dan kolektor gemstone, pirus, keris, akik, dan barang antik.
”Kami sangat mendukung kegiatan Kontes dan Pameran Batu Nusantara itu. Kami berharap, gairah perdagangan batu nusantara khususnya di Kota Semarang semakin menggeliat dan mengangkat budaya nusantara di kancah internasional,” tuturnya. St


