DEMAK (Jatengdaily.com)– Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 di Kabupaten Demak mendapat sentuhan unik dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Demak. Bukan karangan bunga atau plakat, lembaga pengawas pemilu itu justru membawa tanaman hias sebagai simbol kebersamaan dengan insan pers.
Momen tersebut terjadi pada Senin (09/02/2026), saat Komisioner Bawaslu Demak Kusfitria Marstyasih bersama staf sekretariat menyambangi Kantor PWI Demak. Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus mempererat silaturahmi dengan media massa di Demak.
Ketua PWI Demak, Wahib Pribadi, menyambut langsung kehadiran rombongan Bawaslu dengan penuh keakraban. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan, terlebih karena hubungan antara pers dan Bawaslu selama ini terjalin sebagai mitra kerja dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat.
“Semoga hubungan baik ini terus terjaga dan semakin kuat,” ucap Wahib saat menerima kado tanaman hias tersebut.
Menurut Kusfitria Marstyasih, silaturahmi di momentum HPN ini memiliki makna lebih luas, terutama sebagai upaya menjaga konsolidasi demokrasi di luar tahapan pemilu. Ia menilai peran media tetap krusial dalam mengawal proses demokrasi kapan pun.
Ia pun menjelaskan bahwa tanaman hias yang diberikan bukan tanpa alasan. Tanaman hidup dipilih sebagai simbol pertumbuhan, keberlanjutan, dan manfaat yang terus berproses seiring waktu.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa sinergi Bawaslu dan pers di Demak harus terus tumbuh dan berkembang, sebagaimana tanaman ini dirawat agar tetap hidup,” jelasnya.
Kusfitria menambahkan, baik tanaman maupun kemitraan antara Bawaslu dan PWI sama-sama membutuhkan perhatian dan komitmen bersama agar dapat terus berkelanjutan demi demokrasi yang lebih matang di Kabupaten Demak. rie-she


