By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jangka Pendek, Banjir Pati akan Ditanggulangi dengan Peninggian Tanggul hingga Pompanisasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jangka Pendek, Banjir Pati akan Ditanggulangi dengan Peninggian Tanggul hingga Pompanisasi

Last updated: 22 Januari 2026 10:07 10:07
Jatengdaily.com
Published: 22 Januari 2026 10:07
Share
Banjir di Pati. Foto: prov Jateng
SHARE

PATI – Sejumlah langkah penanganan jangka pendek akan dilakukan untuk mangatasi banjir di Kabupaten Pati. Mulai peninggian tanggul, rencana pemasangan tanggul karet di wilayah utara, hingga pompanisasi agar air dapat segera dibuang.

“Dalam waktu cepat kita usulkan untuk penanggulangan banjir ini,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, saat meninjau pengungsian banjir di Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026).

Dikatakan, banjir tersebut karena adanya limpahan air sungai. Karenanya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah meninggikan tanggul, untuk mengurangi limpahan air yang masuk ke permukiman. Dia juga menilai dorongan air rob ikut memperparah kondisi banjir, sehingga diperlukan penanganan tambahan.

Langkah kedua, lanjut Taj Yasin, perlu dibuatkan tanggul karet, untuk menanggulangi rob.

Selain itu, Pemprov Jateng juga menyiapkan pompanisasi, sebagai upaya mempercepat pembuangan air keluar wilayah terdampak.

Wagub membeberkan, penanganan akan dilakukan bertahap, karena pembuangan air di satu titik berpotensi berimbas pada wilayah lain. Namun, dia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan kawasan permukiman terlebih dahulu.

“Yang penting pemukiman selamat dulu,” ujarnya.

Banjir yang melanda Kabupaten Pati terjadi, akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Selain hujan deras berdurasi panjang, banjir juga dipicu luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air, tanggul jebol, serta aliran sungai yang tersumbat material.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, banjir di daerah tersebut berdampak pada 77 desa. Warga terdampak mencapai 20.960 kepala keluarga atau 62.892 jiwa. Hingga Selasa (20/1/2026) pukul 18.00 WIB, tercatat masih terdapat 650 jiwa atau 200 KK yang mengungsi.

Banjir juga berdampak pada kerusakan infrastruktur di 44 titik yang meliputi talud, tanggul, bendungan, serta akses jalan. Selain itu, luasan sawah terdampak tercatat mencapai 1.300 hektare.

Sejumlah titik pengungsian berada di Kecamatan Juwana, antara lain Aula Kecamatan Juwana, Balai Desa Doropayung, Balai Desa Bumirejo, serta Balai Kemasyarakatan Desa Kudukeras.

Dalam kunjungannya di Kabupaten Pati, Taj Yasin juga menyempatkan diri meninjau dapur umum dan posko logistik, bercengkrama dengan para relawan, sekaligus memantau layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir. she 

You Might Also Like

Revitalisasi Kota Lama Ganggu Akses Jalan
Polines Jadi PTV Pengampu Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Wilayah Jateng
Ketua Center of Excellence Ce-MEBSA Undip Menjadi Keynote Speaker di The 5th ICAKMPET-2025 di Cebu Filipina
TelkomGroup Penuhi Trafik Telekomunikasi di Area Utama Stadion pada Pembukaan FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023
Rencana Liga 1 Digelar November, PSIS Tunggu Kepastian
TAGGED:banjir pati
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?