By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kunjungi Gudang Bulog, 98 Mahasiswa FTP USM Perkuat Literasi Pangan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kunjungi Gudang Bulog, 98 Mahasiswa FTP USM Perkuat Literasi Pangan

Last updated: 8 Mei 2026 15:37 15:37
Jatengdaily.com
Published: 7 Mei 2026 15:29
Share
Mahasiswa program studi Teknologi Hasil Pertanian/Teknologi Pangan Universitas Semarang melaksanakan kunjungan industri ke kompleks Pergudangan Badan Usaha Logistik (Bulog) Kantor Cabang Semarang Tambah Haji Kota Semarang, Kamis (7/5).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 98 mahasiswa program studi Teknologi Hasil Pertanian/Teknologi Pangan Universitas Semarang melaksanakan kunjungan industri ke kompleks Pergudangan Badan Usaha Logistik (Bulog) Kantor Cabang Semarang Tambah Haji Kota Semarang, Kamis (7/5).

Kunjungan industri tersebut melengkapi praktik di Laboratorium untuk mata kuliah teknologi Pengemasan dan Penyimpanan. Diharapkan kunjungan industri di kompleks pergudagangan Bulog Kancab Semarang, akan memperkuat capaian luaran mata kuliah, utamanya pengalaman di luar kampus.

 

Hal tersebut dikemukakan Prof. Dr. Ir. Rohadi, M.P., yang didamping Ir. Dewi Larasati, M.Si di depan mahasiswa dan para pejabat Bulog Kancab Semarang dan pimpinan Gudang Bulog setempat saat memberikan sambutan pada acara kunjungan industri tersebut.

Dia mengatakan, mahasiswa perlu melihat realita kondisi di lapangan terkait sistem Gudang beras sebagai komoditas utama Bulog.

”Apa yang diberikan di kampus, tentu kurang komprehensif, maka untuk melengkapinya mahasiswa perlu diajak kunjungan lapangan dan menerima pengalaman dari para praktisi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah yang didampingi Wakil Pimpinan Cabang Kurnia Pradipta serta jajaran mangatakan, Bulog memiliki visi menjadi perusahaan pangan yang unggul dan terpercaya dalam mendukung terwujudnya kedaulatan pangan.

Memiliki 4 misi yakni menjalankan logistik pangan, melaksanakan praktik bisnis unggul, menjamin ketersediaan keterjangkauan dan stabilitas komoditas pangan pokok dan menerapkan prisnip tata kelola perusahaan yang baik.

”Mahasiswa bisa melihat langsung kondisi ketersediaan pangan (beras) yang ada di gudang, sistem pergudangan, tata kelola gudang, bukan omon-omon,” ujarnya sambil menambahkan bahwa saat ini jumlah beras yang dikuasai Bulog sebesar 5,23 juta ton, terbanyak sepanjang sejarah.

Mahasiswa Antusias

Mahasiswa menyambut antusias dan senang saat kunjungan industri ke kompleks pergudangan Bulog Kancab Semarang. Hal tersebut terlihat dari banyak pertanyaan dari mahasiswa yang disampaikan kepada manajemen Bulog, saat diberi kesempatan.

Salah satu mahasiswa, Fifi Mafawiza, bertanya tentang indeks kerusakan pangan, yang dikaitkan dengan suhu dan kelembaban (RH).

Terkait pertanyaan tersebut, Kepala Gudang Moh Ilham menyatakan, gudang yang ada kompleks pergudangan Bulong Kancab Semarang sudah dilengkapi dengan fasilitas control suhu dan RH yang bisa dimonitor real time.

Menurutnya, suhu optimal pertumbuhan mikrobia 20-55oC, baik bakteri, kapang dan jamur, sementara kelembaban menjadi dilemma. Pada RH yang tinggi menyebabkan pertumbuhan mikroba, karena beras menyerap uap air, sementara pada RH yang rendah, bahan akan kehilangan air, oleh sebab itu perlu dipertahankan RH ekuilibrium.

Pertanyaan Fahreza menanyakan kaitannya implementasi teknologi digital seperti IoT pada sistem gudang dan dampak fumigasi terhadap beras

Menurut Moh Ilham, pelaksanaan fumigasi dilakukan dengan cara menaruh fumigant di bawah staple beras yang sudah tersungkup dengan plastik.

”Fumigan akan mengeluarkan gas, sehingga gas akan terdistribusi pada beras di staple dan membunuh hama yang ada pada beras,” ungkapnya. St

You Might Also Like

Pastikan Bebas Narkoba, BNN Gandeng SBI Tes Urine Para Pekerja
Duka Mendalam Tragedi Suporter di Malang, Ganjar Usul Kongres Antarsuporter agar Punya Value Bersama
Banjir Rob di Demak Mulai Surut, Warga Krisis Air Bersih
Gempur Rokok Ilegal, DPRD Demak Dorong Pemda Lakukan Pendampingan UMKM Produsen Rokok
Sowan KH Said Aqil Siroj, Ganjar Didoakan InsyaAllah Menjadi Presiden
TAGGED:98 Mahasiswa FTP USMKunjungi Gudang BulogPerkuat Literasi Pangan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?