SEMARANG (Jatengdaily.com) – Panitia Kegiatan Ramadan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menggelar rapat koordinasi awal untuk mematangkan program syiar Ramadan selama sebulan penuh.
Rapat perdana yang berlangsung di ruang rapat MAJT tersebut menegaskan pentingnya kerja cepat dan terkoordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan Ramadan dapat berjalan efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.
Ketua Panitia Ramadan MAJT, Prof Dr KH Ahmad Izzuddin, dalam arahannya menekankan bahwa waktu persiapan yang terbatas menuntut seluruh panitia bekerja lebih sigap, solid, dan terstruktur. Menurutnya, syiar Ramadan MAJT harus dirancang tidak hanya meriah secara kegiatan, tetapi juga kuat dari sisi pesan keislaman dan jangkauan publik.
“Ramadan adalah momentum besar. Panitia harus bergerak cepat agar seluruh program syiar bisa tersampaikan dengan baik, terkoordinasi, dan memberi manfaat seluas-luasnya,” tegas Ahmad Izzuddin.
Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah.
Audiensi ini dimaksudkan untuk meminta dukungan KPID dalam memperkuat syiar Ramadan MAJT melalui media penyiaran, khususnya radio-radio di Jawa Tengah, agar pesan Ramadan dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Sekretaris PP MAJT, Drs. H. Muhyiddin, yang memberikan arahan terkait pentingnya sinergi kelembagaan serta ketepatan perencanaan program.
Ia berharap seluruh panitia inti dapat menjaga komunikasi dan komitmen bersama demi kesuksesan syiar Ramadan MAJT.
Sejumlah panitia inti juga hadir dan aktif memberikan masukan, mulai dari konsep kegiatan ibadah, dakwah, hingga strategi publikasi.
Hasil rapat ini menjadi langkah awal MAJT dalam menyiapkan syiar Ramadan yang terencana, terkoordinasi, dan berdampak luas bagi umat. St
0



