Nobar Film Cyberbullying, Ajarkan Siswa SD Negeri Bintoro 5 Demak Belajar Saling Menghargai

2 Min Read
Siswa-siswi SD Negeri Bintoro 5 Demak saat nonton bareng film Cyber Bullying untuk penguatan karakter antibuliying. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)- Belajar soal bahaya perundungan tak selalu harus lewat buku pelajaran. Seperti yang dilakukan siswa SD Negeri Bintoro 5 Demak, mereka diajak nonton bareng film Cyberbullying di bioskop sebagai bagian dari pembelajaran karakter yang dikemas santai dan menyenangkan.

Kepala SD Negeri Bintoro 5 Demak, Kingkin Purwoko, menyebut kegiatan nobar ini sengaja dipilih agar anak-anak mendapatkan gambaran nyata tentang perundungan dan dampaknya. Menurutnya, siswa SD lebih mudah memahami ketika melihat contoh langsung melalui visual. Apalagi, belajar sambil jalan-jalan ke teater menjadi pengalaman baru yang sulit dilupakan.

“Anak-anak bisa melihat sendiri bagaimana perundungan terjadi dan seberapa besar dampaknya. Itu akan lebih membekas di ingatan mereka,” kata Kingkin. Ia berharap, setelah menonton film tersebut, siswa lebih berhati-hati dalam bersikap, baik di sekolah maupun saat menggunakan media sosial.

Film Cyberbullying dinilai mampu menyampaikan pesan untuk semua usia. Mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 bisa menangkap inti cerita sesuai dengan cara pandang masing-masing. Meski begitu, pihak sekolah tetap memberikan pendampingan agar pesan film dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi kebijakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, menjelaskan bahwa upaya pencegahan bullying kini dilakukan dari berbagai sudut. Media audio visual seperti film menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai anti-perundungan dan memperkuat karakter anak sejak dini.

Ia menambahkan, pendekatan visual memberi contoh nyata tentang cara menghadapi dan menghindari bullying, termasuk di dunia digital. Program ini berlaku dari jenjang SD hingga SMP, dengan dukungan sekolah dan orang tua agar anak-anak mendapat pemahaman yang utuh.

Respons siswa pun cukup positif. Yaqhdan, siswa kelas 5 SD Negeri Bintoro 5 Demak mengaku film tersebut mudah dipahami dan sarat pesan moral. “Filmnya bagus. Jadi tahu kalau membuli itu bisa berakibat fatal,” ujarnya singkat.

Film Cyberbullying produksi DL Entertainment ini mengisahkan Neira, seorang siswi berprestasi yang harus menghadapi tekanan mental akibat perundungan di media sosial. Lewat cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini menjadi pengingat bahwa sikap saling menghargai adalah kunci menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. rie-she 

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.