By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Baitussalam Semarang: Ustaz Tali Tulab Syaihun Ajak Umat Raih Qolbun Salim
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Tausiyah

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Baitussalam Semarang: Ustaz Tali Tulab Syaihun Ajak Umat Raih Qolbun Salim

Last updated: 8 Maret 2026 05:47 05:47
Jatengdaily.com
Published: 8 Maret 2026 05:47
Share
Ustaz Tali Tulab Syaihun, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), foto bersama jamaah dan pengurus takmir Masjid Baitussalam yang beralamatkan di jalan Taman Karonsih Raya Kelurahan Ngaliyan, Semarang pada peringatan Nuzulul Qur'an. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitussalam pada peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 Hijriah. Ratusan jamaah memadati masjid yang berlokasi di Jalan Taman Karonsih Raya, Kelurahan Ngaliyan, Semarang, untuk mengikuti rangkaian kegiatan spiritual yang sarat makna. Momentum turunnya Al-Quran itu diisi dengan tausiah inspiratif yang disampaikan oleh Ustaz Tali Tulab Syaihun, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA).

Dalam ceramahnya, Ustaz Tali Tulab Syaihun mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta lebih mendalami Al-Quran melalui tadabbur. Menurutnya, ketiga amalan tersebut merupakan jalan menuju hati yang bersih atau qolbun salim.

Nuzulul Quran yang diperingati setiap 17 Ramadan merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Peristiwa ini menandai awal turunnya Al-Quran sebagai pedoman hidup umat manusia. Di berbagai daerah di Indonesia, peringatan ini kerap diisi dengan kegiatan keagamaan seperti tadarus bersama, kajian keislaman, hingga doa bersama.

Di Masjid Baitussalam, rangkaian acara dimulai setelah pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Shalat dipimpin oleh Imam Ustaz H. Ghozali dengan bilal Muhammad Miftahul Raheesh. Suasana masjid yang megah, dihiasi kaligrafi indah dan karpet sajadah yang tertata rapi, semakin menambah kekhusyukan jamaah yang hadir dari berbagai kalangan.

Acara dipandu oleh pembawa acara Muhammad Fais dan turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta pengurus masjid. Di antaranya Ketua Yayasan Baitussalam Didik Suwarsono, Ketua Takmir Gendro Susilo, serta tokoh masyarakat Mukminun, Masono, Muhammad Saefullah, Mohammad Agung Ridlo, dan Sigit.

Dalam tausiahnya, Ustaz Tali Tulab Syaihun menegaskan bahwa iman bukanlah sesuatu yang statis.

“Iman seseorang bisa bertambah dan juga berkurang. Karena itu, kita diperintahkan untuk terus meningkatkan keimanan dengan menaati perintah Allah,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan kesempatan terbaik bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Selain itu, ia juga menyoroti keutamaan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, satu kali shalawat akan dibalas oleh Allah dengan sepuluh kebaikan. Amalan ini memiliki banyak keutamaan, mulai dari menghapus dosa-dosa kecil, meningkatkan derajat seseorang, hingga mempermudah berbagai urusan kehidupan.

“Shalawat bukan sekadar ucapan, tetapi wujud cinta kita kepada Rasulullah. Dari shalawat itulah rahmat Allah terbuka untuk kita,” jelasnya.

Ia juga menggambarkan shalawat sebagai penyejuk jiwa di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan. Di era digital yang sering kali dipenuhi gangguan dan distraksi, memperbanyak shalawat dapat menjadi sarana menenangkan hati dan menjaga diri dari godaan syaitan.

Suasana semakin khidmat ketika Ustaz Tali Tulab Syaihun memimpin doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jamaah diberikan hati yang bersih atau qolbun salim. Hati yang dimaksud adalah hati yang bebas dari kesombongan, iri hati, ghibah, serta dengki terhadap sesama.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan keutamaan membaca Al-Quran, termasuk syafaat yang akan diberikan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya yang rajin membaca dan mengamalkan kitab suci tersebut. Hal ini menjadi dorongan bagi jamaah untuk semakin giat bertadarus selama bulan Ramadan.

Tak hanya itu, ia turut mengingatkan tentang keutamaan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan dan diyakini sebagai malam turunnya Al-Quran. Jamaah diajak untuk meningkatkan ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak shalat malam, doa, dan dzikir.

Pada bagian akhir tausiahnya, Ustaz Tali Tulab Syaihun menekankan pentingnya tadabbur Al-Quran, yakni memahami dan merenungkan makna ayat-ayat yang dibaca. Menurutnya, membaca Al-Quran tidak hanya mendatangkan pahala bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan keberkahan bagi orang tua.

“Orang tua dari anak yang rajin membaca Al-Quran akan mendapatkan kemuliaan di akhirat, bahkan dipakaikan mahkota dari cahaya,” ungkapnya dengan penuh haru.

Kegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut ditutup dengan doa bersama. Pengurus Masjid Baitussalam berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, baik melalui kajian mingguan maupun program tadabbur Al-Quran setelah Ramadan.

“Mari jadikan peringatan Nuzulul Quran ini sebagai titik awal transformasi spiritual kita, agar semakin dekat dengan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Ustaz Tali Tulab Syaihun. St

You Might Also Like

Membersihkan Harta dengan Zakat
Jadwal Puasa Berbeda, Umat Islam Jangan Bingung
Memaknai Seputar Ucapan Natal
Menyongsong HUT Kemerdekaan RI : Mencontoh Nasionalisme Nabi SAW
MUI, Ulama, Pelita, dan Derita Umat
TAGGED:Ajak Umat Raih Qolbun Salimdi Masjid Baitussalam SemarangPeringatan Nuzulul QuranUstaz Tali Tulab Syaihun
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?