DEMAK (Jatengdaily.com)- Ribuan orang dari berbagai daerah mengikuti pengajian Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Pondok Pesantren Al Amanah di Gang Mawar III, Bener ,Weding Bonang Kabupaten Demak, Senin siang (5/1/2026).
Sebagai pembicara KH Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum), pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Kabupaten Rembang dan Habib Ali Pekalongan.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah di Gang Mawar III, Bener ,Weding Bonang Kabupaten Demak, KH Abdullah Haidar (Gus Abdar) dalam sambutanya menjelaskan, rangkaian kegiatan haul dimulai dengan pertemuan Jamiyyatul Qurro’ Wal Huffadz PAC Kecamatan Bonang, semaan Al-Quran oleh oleh para santri dan temu alumni Santri Al Amanah.
Hadir dalam kesempatan itu Dosen Madya Tk. IIII Akpol, Lemdiklat Polri AKBP Imam Safii SIK MSi. Yang menyampaikan rasa syukurnya dapat menghadiri haul tersebut.
“Alhmdulillah, saya bisa menghadiri Haul ke 13 dan bisa bertemu dengan keluarga besar Mbah Amanah, jadi seperti reuni keluarga” tuturnya.
Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Rembang KH. Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum) dalam tausiyahnya mengingatkan umat Islam untuk mewaspadai dosa lahir batin dan penyakit hati yang banyak menghinggapi orang-orang modern.
“Dosa-dosa yang tidak nampak (dosa halus)” dosa ini tidak tampak secara lahiriah, tetapi berat di sisi Allah karena merusak hati (amrâdh al-qulûb),’’ katanya.
Dosa yang tidak nampak menurut Gus Qoyyum Lasem yaitu merasa lebih baik dari orang lain. Bukan sekadar sombong terang-terangan, tetapi merasa ibadah kita lebih ikhlas, merasa kelompok kita paling benar, merasa amaliyah kita paling lurus. “Merasa suci itu lebih berbahaya daripada berbuat maksiat, karena maksiat masih sadar dosa,’’ kata Gus Qoyyum.
Ujub terhadap amal sendiri menurutnya juga sangat berbahaya. Bangga dengan shalat, ilmu, dakwah dan jabatan agama.’’Padahal semua itu karunia Allah, bukan hasil kehebatan diri,’’ tutur Gus Qoyyum.
Gus Qoyum juga menceritakan kedekatan Kyai Hamdan dengan Habib Ali Pekalongan di akhir sesi penyampaian materi tausiyah. she
0



