By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Undip Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah lewat Kuliah Kerja Nyata Tematik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Undip Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah lewat Kuliah Kerja Nyata Tematik

Last updated: 2 Februari 2026 19:52 19:52
Jatengdaily.com
Published: 2 Februari 2026 19:46
Share
Tim KKNT 26 bersama dosen pendamping. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Dosen Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026 di Desa Mluweh, Kabupaten Semarang dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Edukasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah untuk Mendukung Lingkungan Bersih dan Sehat.”

Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dr. Widowati, S.Si., M.Si dengan anggota Dr. Jafron Wasiq, M.Si dan Satriyo Adhy, S.Si., M.T. Program KKNT Tim 26 melibatkan 26 mahasiswa dari berbagai fakultas yaitu Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) serta Sekolah Vokasi (SV).

Tim KKNT diterjunkan di Desa Mluweh sejak tanggal 6 Januari 2026 dengan pelaksanaan KKN Tematik selama kurang lebih 40 hari sampai dengan Februari 2026. Tim KKNT melaksanakan program multidisiplin dan program lainnya termasuk sosial kemasyarakatan.

Bentuk kegiatan antara lain sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta penerapan inovasi pengelolaan sampah dengan harapan program yang dijalankan dapat berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan desa. Kegiatan KKNT ini disambut baik oleh Kepala Desa Mluweh (Bapak Sujarman), beserta perangkat desa dan masyarakat setempat.

Prof. Widowati menyampaikan bahwa kegiatan diawali dengan sosialisasi program KKNT yang diikuti oleh tim pelaksana, perangkat Desa Mluweh, masyarakat, serta mahasiswa yang terlibat. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah terpadu dan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Selanjutnya dilaksanakan pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pengelolaan sampah anorganik melalui sistem bank sampah.

Pada tahap ini dilakukan pelatihan dan pendampingan terkait teknik pemilahan sampah rumah tangga, proses pembuatan kompos menggunakan metode sederhana yang mudah diterapkan warga, serta tata cara pengelolaan administrasi bank sampah.

Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya sekaligus membuka peluang nilai ekonomi dari sampah anorganik. Inovasi yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penerapan sistem pengomposan sebagai solusi pengurangan sampah organik serta pembentukan Bank Sampah Desa sebagai sarana pengelolaan sampah anorganik berbasis partisipasi warga.

“Program ini dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan melalui keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah desa. Tim KKNT tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga melakukan pendampingan agar masyarakat mampu mengelola sampah secara mandiri,” jelas Prof Widowati.

Sementara itu, Dr. Jafron Wasiq menambahkan bahwa pengelolaan sampah memiliki dampak lingkungan sekaligus ekonomi bagi masyarakat., Satriyo Adhy juga menegaskan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pemilahan sampah sebagai langkah awal menuju lingkungan bersih dan sehat.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga membagikan media edukasi berupa poster dan leaflet kepada warga. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam pelatihan dan diskusi yang dilaksanakan. Keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Melalui program ini diharapkan masyarakat Desa Mluweh dapat menerapkan pengelolaan sampah berbasis edukasi dan inovasi secara mandiri sehingga tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. she

You Might Also Like

ADRI Jateng Fasilitasi MoU 18 PTS dengan OP Jindal Global University India
Alga Luncurkan Koleksi Ramah Lingkungan di FHI 2025, Kolaborasi Eksklusif Dengan Wisewool Selandia Baru
Pilkada Demak, Eisti-Alim Nomor Urut 1, Mugi-Hebad Nomor 2
Pesan Hoaks Berantai Cantumkan 19 Produk, Marimas Klaim Aman, Berikut Penjelasannya
PLN Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh
TAGGED:FSM undip
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?