By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banjir & Rob di Wilayah Pantura Butuh Penanganan Holistik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir & Rob di Wilayah Pantura Butuh Penanganan Holistik

Last updated: 14 Februari 2020 13:10 13:10
Jatengdaily.com
Published: 14 Februari 2020 13:08
Share
Profesor dari Hanze University of Applied Sciences Groningen, Belanda saat menjadi narasumber dalam simposium di FT Unissula. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)-Fakultas Teknik (FT) Unissula Semarang, telah melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi (PT) di luar negeri.

”Termasuk dengan Hanze University of Applied Sciences, Groningen, Belanda,” jelas profesor bidang ke-airan dari Fakultas Teknik (FT), Unissula, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Jumat (14/2/2020).

Penandatangan kerjasama telah dilakukan tahun lalu. Dan salah satunya disetujuinya proposal yang lolos dari Erasmus Plus, untuk jalinan kerjasama dengan Hanze University of Applied Sciences Groningen tersebut, dengan pertukaran profesor dan mahasiswa antar kedua belah pihak.

”Tiga profesor dan empat mahasiswa dari sana akan datang ke Indonesia. Sedangkan dari FT Unissula, akan mengirim empat profesor dan empat mahasiswanya. Selain pertukaran mahasiswa dan profesor, juga dilakukan penelitian bersama,” jelas Imam Wahyudi.

Dua profesor dari Hanze University of Applied Sciences Groningen, Belanda yakni Dr Ir FC Floris Boogaard dan JH Eric Boer MSc, hadir dalam simposium bertajuk Climate Adaptation and climate scan.

Boogaard mengatakan, penelitian yang dilakukan bersama meliputi bidang ke-airan, yakni penanganan banjir dan rob dan struktur konstruksi apung di sejumlah wilayah pantura, seperti Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kota Tegal dan Jepara.

Selain penanganan banjir dan rob, juga pemanfaatan air yang ada di wailayah tersebut. Misalnya, ada ide membuat pasar apung di daerah Kecamatan Tegalsari, Kota Tegal.

Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA saat berbincang dengan Dr Ir FC Floris Boogaard dan JH Eric Boer MSc. Foto: she

Eric Boer menambahkan, setelah melakukan pendataan, pemotretan dan pengumpulan data problematika, maka akan dicari penyelesain penanganannya. Sebab, pengelolaan air bukan hanya banjir, tapi juga holistik, termasuk terkait penggunaan air.

”Kami akan mengunjungi lokasi permasalahan yang ada seperti tanggul, stasiun pompa, polder, parameter cuaca dan kondisi air pasang yang juga direkam dan dipublikasikan di web kami,” timpal Boogaard. she

You Might Also Like

Konsumsi BBM di Jateng dan DIY Melonjak di Momen Liburan Natal
Rekayasa Lalin Mudik-Balik Lebaran, One Way Toll Cipali hingga Kalikangkung akan Diterapkan
Antisipasi 5,24 Juta Pemudik, AP II Siapkan Posko Lebaran untuk Koordinasi di 20 Bandara
PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Wakaf Mushaf Al Qur’an ke Masjid As Salaam
Hadir di Gedongbatu, Tulus Meriahkan Dies ke 36 Tahun STIE Semarang
TAGGED:BelandaFakultas Teknik UnissulaFTGroningenHanze University of Applied Sciences
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?