By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Terkena Banjir, Petani Tambak Udang dan Bandeng Merugi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terkena Banjir, Petani Tambak Udang dan Bandeng Merugi

Last updated: 24 Februari 2020 14:58 14:58
Jatengdaily.com
Published: 24 Februari 2020 14:34
Share
Ratusan rumah di Dusun Sidomulyo Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Pemalang terendam banjir. Ketinggian air dari 40 cm hingga mencapai 1,4 meter di lokasi terparah, Kamis (20/2/2020). Foto: wing
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com)– Banjir yang menerjang Dukuh Sidomulyo, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, juga merendam ratusan hektare tambak ikan bandeng. Petani tambak pun mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Kepala Desa Pesantren Kecamatan Ulujami Nurohim mengatakan di desanya ada sekitar 400-an hektare tambak ikan bandeng yang terendam. Akibatnya, ikan-ikan tambak pun tak bisa dipanen.

“Kalau ditaksir kerugiannya antara 40-59 persen,” ujarnya, Senin (24/2/2020).

Dia merinci kerugian per hektare diperkirakan mencapai Rp10 juta. Sehingga jika dikalkulasi mencapai Rp 4 miliar. Tambak-tambak itu sebagian besar berada di pesisir Dukuh Sidomulyo.

“Kalau yang udang vaname tidak kebanjiran, karena posisinya lebih tinggi,” kata Nurohim

Umur ikan bandeng, lanjutnya, berkisar antara 5-6 bulan. Untuk ikan yang sudah berumur, para pemilik tambak segera menjualnya, daripada nanti terkena banjir lagi.

Menurutnya, banjir tahun ini masih mendingan dibanding tujuh tahun sebelumnya. Saat itu, papar dia, ratusan hektare tambak milik petani hilang.

Tidak hanya tambak ikan bandeng, tambak udang vaname juga terendam banjir. “Itu sekitar tahun 2013 lalu,” pungkasnya. wing-she

You Might Also Like

KAI Daop 4 Semarang Raih Dua Penghargaan dalam Semarang Marketing Festival 2025
BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Covovax
Kolaborasi dengan PNG Power, PLN Siap Pasok Listrik di Perbatasan Papua Nugini
Hasil Labfor Polda Jateng: Kebakaran Pasar Relokasi Johar akibat Korsleting Listrik
Dinkes Kota Semarang Apresiasi Kinerja Mahasiswa Magang Unissula
TAGGED:Banjir pemalangBanjir UlujamiMerugitambak udang dan bandeng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?