
CILACAP (Jatengdaily.com)- Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Ph.D mengatakan, masyarakat di Cilacap diminta waspada akan adanya risiko tanah longsor yang bisa kembali terjadi.
Sebab, berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Kecamatan Majenang, Cilacap pada hari Jumat (14/11) hingga Minggu (16/11) mendatang.
Menurutnya, topografi wilayah yang berbentuk cekungan menjadi salah satu potensi risiko terdampak longsor.
‘’Inilah yang juga diduga menjadi faktor penyebab kejadian tersebut berdasarkan kaji cepat sementara di lapangan,’’ demikian dilansir dari laman resmi BNPB, Sabtu (14/11/2025).
Dalam hal ini, BNPB mengimbau warga maupun tim SAR yang sedang bertugas di lokasi untuk selalu waspada akan risiko longsor susulan. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari satu jam, warga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.
Seperti diketahui, bencana longsor yang terjadi di Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Kamis (13/11/2025) malam, menimpa permukiman warga dan memakan korban jiwa. Puluhan korban saat ini masih dalam pencarian. She


