By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Waketum PBNU Amin Said Husni Sebut Jalan Satu-satunya Islah, Bukan Memperbesar Konflik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Waketum PBNU Amin Said Husni Sebut Jalan Satu-satunya Islah, Bukan Memperbesar Konflik

Last updated: 26 November 2025 13:05 13:05
Jatengdaily.com
Published: 26 November 2025 09:02
Share
Waketum PBNU Amin Said Husni. Foto: dok
SHARE
Waketum PBNU Amin Said Husni. Foto: dok

JAKARTA (Jatengdaily.com)— Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU, Amin Said Husni, menegaskan bahwa seluruh jajaran PBNU sebaiknya tetap fokus pada penyelesaian tugas organisasi dan tidak terseret dalam pusaran tuduhan maupun polemik yang berkembang.

Pernyataan ini disampaikan Amin Said berdasarkan arahan langsung dari Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf agar energi organisasi tidak habis untuk merespons isu yang justru memperkeruh keadaan.

Amin menjelaskan bahwa baik Ketua Umum maupun Rais ‘Aam adalah pemegang mandat Muktamar. Karena itu, tidak ada forum apa pun di luar Muktamar Luar Biasa (MLB) yang memiliki kewenangan mencabut mandat keduanya.

“Rapat atau permusyawaratan apa pun selain Muktamar tidak bisa memberhentikan Rais ‘Aam maupun Ketua Umum,” tegas Amin Said, di Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Ia menyatakan bahwa Rais ‘Aam juga tidak dapat menyelenggarakan MLB secara sepihak. MLB hanya dapat digelar bersama Ketua Umum PBNU, itu pun dengan syarat dan ketentuan yang sangat ketat.

“Jadi tidak mudah. Ada mekanisme yang harus diikuti, dan semuanya jelas diatur dalam AD/ART,” kata Amin.

Masa khidmat kepengurusan PBNU saat ini akan berakhir pada Januari 2027. Dengan waktu yang tersisa sekitar satu tahun, Amin menilai energi organisasi sebaiknya difokuskan pada penyelesaian program dan persiapan menuju Muktamar berikutnya. Menurutnya, menghabiskan waktu untuk memelihara konflik hanya akan menimbulkan mudarat bagi NU.

“Untuk itu, jalan satu-satunya adalah islah sebagaimana nasihat ulama. Percuma memelihara perbedaan dan konflik. Malah hanya mendatangkan mudarat,” tandasnya.

Ia bahkan mengingatkan bahwa dalam tradisi para kiai, konflik yang dipelihara hanya akan membawa kesialan bagi siapa pun yang mengobarkannya. “Bisa-bisa kena kualat,” ujarnya.

Amin berharap seluruh pihak menahan diri dan kembali menenangkan suasana demi menjaga marwah organisasi serta keberlanjutan program strategis NU menjelang masa akhir kepengurusan. adri-she

You Might Also Like

Sinergi Dua Anak Perusahaan BUMN Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia
Tingkatkan Derajat Kesehatan dengan Optimalisasi Posyandu
Periksa Saksi Kasus Pembunuh PNS Bapenda Kota Semarang, Pomdam IV Diponegoro: Belum Ada yang Mengarah Pelaku
Pemkot Semarang Utamakan Keselamatan Warga di Tengah Banjir, Kolaborasi Jadi Kunci
Berlaga Besok Vs Bahrain, Timnas Indonesia Optimistis Menang
TAGGED:PBNU islahWaketum PBNU Amin Said Husni
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?