By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Masker Sang Primadona Masih Susah Ditemukan di Pasaran
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masker Sang Primadona Masih Susah Ditemukan di Pasaran

Last updated: 8 Maret 2020 19:11 19:11
Jatengdaily.com
Published: 7 Maret 2020 09:37
Share
Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Meskipun polisi telah menangkap sejumlah pelaku penimbunan masker dan hand sanitizer (pembersih tangan) di sejumlah kabupaten/kota di Jateng, namun kedua barang itu masih sulit dicari.

Di Kota Semarang, misalnya. Dari penelusuran di sejumlah apotik, keberadaan kedua barang yang saat ini meroket dan jadi primadona, akibat virus Corona ini, tidak ada.  Di sejumlah minimarket di sekitaran Perumahan Tulus Harapan, pegawai toko selalu bilang, ‘’Tidak ada, habis. Kami tidak menaikkan harga, paling cuma naik Rp 500 per bungkusnya dengan isi 10, namun saat ini masker juga tidak ada,’’ kata pegawai minimarket.

Satu Bungkus Isi 10 pcs biasanya dipatok dengan harga Rp 30.000. Di satu sisi, padahal kita tahu, minimarket sendiri menjamur ada di mana-mana, di setiap perumahan bisa ditemui. Namun, masker dan pembersih tangan pun masih sulit dicari, Sabtu (7/3/2020).

Sedangkan di Apotik Klipang Sehat, di jalan Klipang Raya, tulisan ‘Masker Kosong’ pun ditempel di meja kasir. Mungkin, penulisan ini untuk memudahkan konsumen, biar tidak perlu bertanya, ”ada masker nggak?”

Dedi, pemilik apotik bilang, ” Masker kesehatan sudah  nggak dipasok lagi sudah ada kira-kira sebulan ini,” jelasnya.

Menurutnya, terakhir dia menjual tidak menaikkan harga. Bahkan, kalau saat ini dipasok pun, dia tidak bakal menaikkan harga. Hanya saja memang belum ada lagi pasokan dari distributor resmi.

Bahkan, dari penelusuran di tokoonline, barang yang saat ini jadi primadona ini sulit dibeli. Kalaupun kita membuka situs jual masker, setelah dibuka, akan keluar kata-kata habis atau tinggal 1. She

You Might Also Like

Hendi Ajak Warga Teladani Sosok Wongsonegoro
Bedah Buku KH Hasyim Asy’ari, Khofifah Ajak Warga Muslimat NU Tanamkan Persatuan dan Persaudaraan
Serbuan Vaksinasi di Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi Berlanjut Vaksinasi Anak
Televisi Jaringan Diingatkan Wajib Siaran Lokal
CCEP Indonesia Salurkan 48 Hewan Kurban di Sekitar Area Pabrik
TAGGED:Masker primadonaMasker sulit ditemukanMasker susah di pasaran
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?