SEMARANG (Jatengdaily.com) – Upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi terus diperkuat melalui jejaring antarkampus.
Sejumlah dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melakukan kunjungan akademik ke Program Studi Teknik Kimia Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Rabu (28/1/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari studi banding tata kelola pendidikan sekaligus penjajakan kerja sama kelembagaan.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pertukaran praktik baik (best practices) pengelolaan program studi, khususnya dalam penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), sistem penjaminan mutu internal, pengelolaan laboratorium, hingga pengembangan sumber daya dosen dan mahasiswa.
Selain itu, pertemuan ini juga menjadi langkah awal dalam merancang kolaborasi tridarma perguruan tinggi yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rombongan dosen UMG disambut hangat oleh pimpinan fakultas serta pengelola Program Studi Teknik Kimia Untag Semarang.
Suasana diskusi berlangsung dinamis, membahas berbagai aspek strategis seperti implementasi kurikulum, proses dan tantangan akreditasi, pemetaan capaian pembelajaran lulusan, serta penguatan jejaring dengan dunia industri.
Paparan dari tim Untag Semarang terkait sistem tata kelola dan inovasi pembelajaran dinilai menjadi referensi penting bagi pengembangan Prodi Teknik Kimia UMG ke depan.
Ketua Program Studi Teknik Kimia Untag Semarang, Rudi Firyanto, menyampaikan bahwa kegiatan studi banding ini diharapkan mampu melahirkan rumusan peningkatan kualitas akademik dan tata kelola yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri serta perkembangan teknologi.
Ia juga menegaskan bahwa Untag Semarang menyambut baik rencana kerja sama yang akan diformalkan melalui nota kesepahaman (MoU), mencakup bidang pendidikan, kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta pengembangan kegiatan kemahasiswaan.
Melalui kunjungan akademik ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara kedua program studi.
Kolaborasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan daya saing lulusan Teknik Kimia, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. St
0



