Webinar Bersama Pakar, LP Ma’arif NU Jateng Matangkan Strategi Hadapi TKA 2026

3 Min Read
Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah terus memantapkan langkah dalam menyongsong pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026. Salah satunya melalui webinar bertajuk “Strategi Sekolah/Madrasah Ma’arif NU Menghadapi TKA 2026” yang digelar secara daring pada Rabu siang (28/1/2026).Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah terus memantapkan langkah dalam menyongsong pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026. Salah satunya melalui webinar bertajuk “Strategi Sekolah/Madrasah Ma’arif NU Menghadapi TKA 2026” yang digelar secara daring pada Rabu siang (28/1/2026).

Webinar ini diikuti oleh 265 peserta yang terdiri atas guru SD/MI dan SMP/MTs dari berbagai daerah di bawah naungan LP Ma’arif NU se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan mental dan manajerial sekolah menghadapi agenda evaluasi nasional tahun ajaran 2026.

Hadir sebagai pembicara kunci Wakil Ketua Pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Tsalis Syaifudin, MSi, yang didampingi sejumlah pengurus, antara lain Dr. Heri Nugroho, MSI, MPd, Supramono, MPd, Fikri Sholahudin, SAg, serta Zamah Asy’ari, SPd.

Materi utama disampaikan oleh Dr. Alif Noor Hidayati, MPd, Widyaprada dari Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah. Dalam pemaparannya, ia mengulas secara komprehensif urgensi serta teknis pelaksanaan TKA sebagai instrumen evaluasi pendidikan berskala nasional.

Dalam sambutan pembukaan, Tsalis Syaifudin menegaskan bahwa TKA tidak seharusnya menjadi momok yang membebani guru maupun peserta didik. Ia mengajak seluruh elemen sekolah dan madrasah Ma’arif NU untuk menyambut TKA dengan sikap optimistis dan penuh semangat.

“TKA untuk SD/MI dan SMP/MTs yang akan dilaksanakan pada April 2026 nanti mari kita sambut dengan semangat dan riang gembira. Tidak perlu persiapan khusus yang justru membebani peserta didik, guru, dan sekolah,” tegasnya.

Menurutnya, kunci utama menghadapi TKA adalah peningkatan kualitas pembelajaran yang berkelanjutan dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik sebagaimana tercantum dalam indikator TKA.

Sementara itu, Dr. Alif Noor Hidayati menekankan pentingnya konsistensi proses pembelajaran sebagai fondasi keberhasilan TKA. Ia menjelaskan bahwa indikator dalam TKA sejatinya selaras dengan mata pelajaran yang diajarkan sehari-hari di sekolah.

“TKA merupakan instrumen penilaian nasional yang indikatornya sejalan dengan pembelajaran harian. Evaluasi hasil TKA di jenjang SMA/MA yang telah dilaksanakan sebelumnya dapat menjadi cermin untuk melihat aspek-aspek yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

Ia juga mendorong guru untuk terus menghadirkan pembelajaran berkualitas melalui bahan ajar yang relevan, penggunaan media pembelajaran yang tepat, serta evaluasi yang dilakukan secara berkesinambungan.

Melalui webinar ini, LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam mendampingi sekolah dan madrasah agar siap menghadapi TKA 2026 dengan tenang, terarah, dan tetap berfokus pada peningkatan mutu pembelajaran. St

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.