SEMARANG (Jatengdaily.com)— Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menggelar “FH Unissula Bersholawat” dalam rangka memperingati milad ke-63 fakultas tersebut, Rabu (13/5/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Unissula itu dipadati sekitar 5.000 hingga 6.000 jamaah dari berbagai daerah. Acara menghadirkan Habib Ali Zaenal Abidin bersama grup hadroh Az Zahir sebagai pemimpin sholawat.
Sementara tausyiah disampaikan oleh KH Anwar Zahid yang dikenal dengan gaya ceramah khas, komunikatif, dan penuh humor.
Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH membuka acara dengan menyapa jamaah yang hadir, dengan senang hati.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unissula Prof Dr Djawade Hafidz SH MH mengatakan kegiatan FH bersholawat menjadi bagian dari rangkaian milad ke-63 FH Unissula.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Fakultas Hukum Unissula yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai religius Islam dalam proses pendidikan.
“Kenapa bersholawat? Karena dalam rencana strategis penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Hukum Unissula, kami mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai religius. Jadi mahasiswa tidak hanya menguasai ilmu hukum, tetapi juga diinspirasi oleh nilai-nilai keselamatan dan keislaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, FH Unissula juga tengah menyiapkan peluncuran buku berjudul Islamic World View and Law Study yang akan dilaunching. “Malam ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan milad yang sudah kami rancang. Harapannya masyarakat semakin memberikan apresiasi terhadap Fakultas Hukum Unissula dalam melahirkan kader-kader hukum yang unggul dan berkarakter Islami,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya jamaah yang hadir hingga panitia menyediakan layar televisi di area luar auditorium agar seluruh peserta tetap dapat mengikuti acara.
Prof Djawade menyebut jamaah datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah, bahkan ada pula yang berasal dari luar daerah seperti Cirebon, Rembang hingga Tuban.
“Kegiatan seperti ini memiliki ruh nilai-nilai keselamatan yang bisa menyemangati masyarakat untuk meningkatkan kualitas individu, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun nilai-nilai keislaman,” pungkasnya. she

