By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemilik Toko Diminta Sediakan Tempat Cuci Tangan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemilik Toko Diminta Sediakan Tempat Cuci Tangan

Last updated: 22 Maret 2020 13:24 13:24
Jatengdaily.com
Published: 22 Maret 2020 13:23
Share
Sosialisasi membersihkan tangan terus digencarkan di Kabupaten Tegal. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com) – Bupati Tegal Umi Azizah turun tangan melakukan penyemprotan di kawasan Ruko Slawi hari Sabtu (21/3/2020). Penyemprotan dengan cairan desinfektan ini menyasar sejumlah tempat seperti ruang parkir kendaraan, selasar toko dan mushola.

Dengan mengenakan alat pelindung diri yang telah disiapkan oleh personel Dinas Kesehatan (Dinkes) dan PMI Kabupaten Tegal, Umi pun menyemprotkan air yang aromanya mirip cairan pemutih ini ke dinding dan ke lantai. Area pertama yang menjadi sasarannya adalah mushola. Menurut Umi, mushola menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dan berpotensi menjadi tempat penularan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Melalui pengeras suara azan, Umi pun menyampaikan informasi tentang cara mencegah infeksi Covid-19 dan menghimbau warganya agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan diri. “Saya minta kepada warga pedagang, penjual dan pengunjung untuk menjaga kebersihan. Rajin-rajin cuci tangan dan jaga menjaga jarak aman antar warga”, katanya.

Tak ketinggalan, kepada pemilik toko, Umi pun minta disediakan tempat cuci tangan. “Sediakan air yang mengalir dan sabun antiseptik ataupun hand sanitizer. Arahkan setiap pembeli yang datang agar mencuci tangannya sebelum memilih barang dagangan”, ujarnya.

Pesan tersebut terus Umi sampaikan setiap kali memasuki toko sembari meneruskan aktivitasnya menyemprotkan cairan biosida yang mampu membunuh virus itu. Umi pun menambahkan, penularan virus Corona tidak hanya lewat percikan batuk atau bersin penderita yang melayang di udara lalu masuk ke tubuh melalui saluran pernafasan. Namun juga bisa dari cairan yang menempel di kain atau permukaan padat yang tersentuh tangan dan tangan tersebut secara tidak sengaja menyentuh atau mengusap bagian mulut, hidung dan mata.

“Hati-hati, virus Corona ini bisa bertahan hingga sembilan jam pada permukaan kain dan baju”, pesan Umi ke sejumlah pramuniaga yang ditemuinya.

Umi juga mengucapkan terima kasihnya kepada pemilik toko busana Dandi yang telah menyediakan sarana cuci tangan yang dilengkapi sabun antiseptik. Sementara Toko Elektronik Surya Mas yang menyiapkan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer juga tak luput dari perhatiannya. “Meski hand sanitizer ini buatan sendiri dengan cara mencampur alkohol 70 persen dengan lidah buaya, saya mengapresiasi kesadaran dan usahanya”, pujinya.

Tak jauh dari Ruko Slawi, bersama rombongan beranjak ke Swalayan Mutiara Cahaya yang sudah lebih baik dalam menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya menyediakan hand sanitizer, di toko yang menjual aneka kebutuhan rumah tangga ini pun juga menyiapkan petugas untuk memeriksa suhu tubuh dengan “thermal gun”.

Disini Umi sempat mencontohkan gerakan cuci tangan yang benar kepada sejumlah pengunjung swalayan. “Jangan lelah untuk meminta pengunjung cuci tangannya sebelum berbelanja,” pesan Umi kepada petugas yang berjaga.

Tak berhenti disini, Umi yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Tegal Amin Maskur dan Humas PMI Kabupaten Tegal Sunarto pun beranjak ke Puskesmas Slawi. Di Puskesmas Slawi, kesiapan petugas dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini sudah tampak dengan diberlakukannya protokol kesehatan, antara lain penyediaan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh hingga penjarangan tempat duduk sesuai anjuran social distancing.

Sementara di Terminal Bus Dukuhsalam, Umi sempat memeriksa kelengkapan cuci tangan yang dan meminta petugas Dinas Kesehatan menambahkan pamflet petunjuk cuci tangan diatas bak cuci tangan. Di atas bus Sinar Jaya yang parkir di tempat keberangkatan, Umi sempat berbincang dengan awak bus. Disini Umi mengapresiasi kebijakan perusahaan otobus yang ikut memantau kesehatan penumpangnya dengan menyediakan paket obat-obatan dan vitamin dengan disertai petunjuk pemakaian.

Di tempat yang sama, Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Tegal Amin Makmur menjelaskan bahwa penyemprotan desinfektan di perkantoran sudah dilakukan pihaknya sejak hari Rabu (18/3/2020) lalu, diawali dari Kantor Disdukcapil, Dinas Perhubungan dan Samsat Slawi. “Untuk jadwal hari ini ada beberapa tempat seperti di Ruko Slawi, Kantor Polres Tegal hingga Kantor Bank Jateng Slawi,” tuturnya. wing-yds

You Might Also Like

Cegah Sebaran Covid-19 Puskesmas Kebonagung Perketat Screening
Sering Ditawari Jabatan, Gus Miftah Menolak dan Tidak Tertarik
Telkom Catat Kinerja 2023 Positif dengan Pendapatan Konsolidasi Rp 149,2 Triliun dan Pertumbuhan Laba Bersih 18,3% YoY
Calon Haji Kloter Pertama Masuk Asrama Haji Donohudan
Hujan Masih Berlangsung, BNPB Minta Warga Cilacap Waspada Longsor Susulan
TAGGED:Antisipasi CoronaKabupaten Tegal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?