By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Eyang Sudjiatmi Notomihardjo di Mata Sang Cucu Gibran
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Eyang Sudjiatmi Notomihardjo di Mata Sang Cucu Gibran

Last updated: 26 Maret 2020 08:39 08:39
Jatengdaily.com
Published: 26 Maret 2020 08:39
Share
Sudjiatmi Notomihardjo, Ibunda Presiden Joko Widodo yang meninggal Rabu (25/3/2020) sore. Foto: instagram Jokowi
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) – Wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomihardjo juga meninggalkan duka mendalam bagi sang cucu Gibran Rakabuming Raka.

Di akun instagramnya, Gibran mengunggah tiga postingan sekaligus terkait meninggalnya sang eyang tercinta. “Empat tahun Eyang Noto gerah, tapi tak pernah menunjukkan rasa sakitnya kepada anak-cucunya. Beliau masih berusaha mendatangi pengajian, dan kegiatan-kegiatan lain, bahkan kadang naik becak sendirian, atau meminta diantar sopir,” tulis Gibran di caption instagramnya.

Menurutnya, Eyang Noto tidak pernah mau membebani anak-cucunya untuk beragam aktivitas beliau. Puasa dan shalat tahajudnya tak pernah putus, untuk mendoakan kami semua anak-cucunya, agar menjadi orang yang berguna untuk orang banyak.

“Kami sangat kehilangan atas kepergian beliau. Semoga Allah SWT mengampuni semua kesalahan semasa hidup, menerima semua amal baik dan dikaruniakan surga terbaik.”

“Kami memintakan maaf atas kekurangan dan kekhilafan almarhumah semasa hidup.”

Di akhir captionnya Gibran juga menyebut, “bukan berarti keluarga melarang, tapi dengan tanpa mengurangi rasa hormat, dan mengikuti kebijakan pemerintah terhadap situasi tanah air, saya menyarankan untuk mendoakan dari rumah saja.”

Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) setelah menderita sakit kanker sejak empat tahun silam. Jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga hari ini jam 1 siang, di pemakaman di Mundu Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar.

Presiden Jokowi meminta masyarakat Indonesia mendoakan almarhumah agar dosa-dosanya diampuni Allah SWT. “Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah Swt dan husnul khatimah,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa keluarga berharap masyarakat untuk bisa mendoakan dari rumah saja. Ini juga terkait pemerintah untuk menghindari kerumunan saat wabah virus corona seperti sekarang.

“Agar tidak terjadi kerumunan, keluarga akan sangat bahagia dan menghormati jika warga masyarakat semua bisa mendoakan dari rumah,” ucap Ganjar. yds

You Might Also Like

Jateng Targetkan Produksi Padi Capai 9 Juta Ton pada 2026
Pelatihan Kecakapan Keberagaman bagi Santri
Temui Ganjar Pranowo, Eudia Isabelle Matangkan Visi Misi Jadi Wakil Jateng
Tiga Warga Terseret Banjir, Satu Tewas
Tolak Perkawinan Beda Agama, BP4 Jateng akan Laporkan Hakim PN Surabaya ke MA
TAGGED:ibunda jokowi meninggal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?